Paris biasanya menyambut sekitar 12 juta pengunjung antara Juli dan Agustus, sedangkan kantor pariwisata Paris memperkirakan akan menyambut 15,3 juta wisatawan selama Olimpiade.
Menurut kantor tersebut, Paris menyambut 650.000 wisatawan antara 24 dan 27 Juli, meningkat 16 persen, dengan jumlah pengunjung Prancis meningkat 17,3 persen dan pengunjung asing 14,8 persen.
Menjelang upacara pembukaan, jumlah wisatawan di Paris meningkat 34,6 persen dari tahun ke tahun.
Baca Juga: Tajir Melintir, Mantan Pemain Barcelona Ini Sakit Hati Ingin Beli Espanyol
Corinne Menegaux, direktur kantor pariwisata Paris, mengatakan Agustus secara tradisional merupakan bulan yang sangat sepi di Paris, tetapi akan "sangat baik" tahun ini.
Kantor tersebut memperkirakan bahwa pada akhir pekan pertama bulan Agustus, tingkat hunian di hotel-hotel Paris akan mendekati 90 persen, sementara selama periode Olimpiade, tingkat hunian hotel-hotel Paris akan mencapai lebih dari 80 persen, naik 20 persen dari tahun ke tahun.
Di wilayah Centre-Val de Loire, Champagne, dan Normandy, yang lebih dekat ke Paris, "efek Olimpiade" juga terlihat jelas. Menurut badan resmi negara itu, Atout France, fenomena ini sebagian terkait dengan jumlah wisatawan asing yang mengunjungi ibu kota tersebut.
Baca Juga: Keren, Kaus Timnas Meksiko Disulam Tangan, DikerjakanLebih dari 11 Jam
Warisan Olahraga
Dengan penyelenggaraan Olimpiade di beberapa kota Prancis, terdapat lebih dari 1.000 pusat persiapan Olimpiade di seluruh negeri, yang berfungsi sebagai pangkalan pelatihan dan rehabilitasi bagi 206 delegasi Olimpiade.
Faktanya, semua kota yang menjadi tuan rumah Olimpiade dan menyediakan tempat pelatihan mendapatkan manfaat dari "efek Olimpiade".
Marseille, yang menjadi tuan rumah pertandingan sepak bola dan berlayar Olimpiade, diperkirakan akan menyambut 825.000 penonton selama Olimpiade, dengan keuntungan ekonomi sebesar 179 juta euro (sekitar USD164 juta).
Baca Juga: Olimpiade Paris 2024: Nilai Olimpisme dalam Budaya, Seni, dan Olahraga
Clichy, di wilayah Hauts-de-Seine, dipilih oleh delegasi Inggris pada tahun 2022. Lebih dari 1.000 orang, termasuk 327 atlet dari delegasi Inggris, keluarga dan staf mereka, akan tinggal di kota kecil tersebut selama Olimpiade.
Sebuah sekolah menengah atas setempat, yang direnovasi berkat investasi dari delegasi Inggris, telah menjadi pusat kinerja tinggi bagi delegasi Inggris, yang juga merupakan peningkatan kualitatif dalam infrastruktur olahraga setempat.
Dalam hal ketenagakerjaan, Komite Olimpiade Internasional memperkirakan bahwa Olimpiade Paris akan menciptakan 181.000 pekerjaan dan melatih 30.000 orang dalam keterampilan profesional.
Artikel Terkait
Juara Piala Presiden 2024, Arema FC Sumbangkan Rp675 Juta untuk Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan
PBSI Buka Suara Soal Kegagalan Tim Bulu Tangkis Indonesia di Olimpiade Paris 2024
Conor Gallagher Resmi Tinggalkan Chelsea, Terbang ke Atletico Madrid untuk Tes Medis
Lionel Messi Tunjukkan Pengaruh Besar di Olimpiade 2024, Saingi Cristiano Ronaldo
Persija Resmi Datangkan Pedro Dias, Bek Asal Brasil dengan Segudang Pengalaman