Syuci Indriani harus bugar agar bisa mencapai target pada Paralimpiade 2024. Tiket final menjadi target realistis di tengah ketatnya persaingan pada nomor 100 meter gaya kupu-kupu klasifikasi S14.
"Target pribadi bisa masuk final, itu sudah bersyukur banget. Setidaknya bisa lebih baik dari catatan personal best time di Hangzhou lalu," tutur Syuci yang punya catatan waktu terbaik 1 menit 09,66 detik.
Sementara itu, Maulana Rifky Yavianda tak merasa gugup meski berstatus sebagai pendatang baru di Paralimpiade. Ia sedang bekerja keras untuk bisa cepat beradaptasi dengan cuaca di Paris.
Baca Juga: FC Como Women Umumkan Kesepakatan Inovatif dengan Nike
"Saya diberi target pada Paralimpiade ini untuk bisa pecah personal best time dan masuk final. Di sini musuh-musuhnya, acuan waktunya memang tajam-tajam," kata Rifky.
Maulana Rifky punya catatan waktu terbaik 1 menit 03,55 detik pada nomor 100 meter gaya punggung klasifikasi 12 dan 55,53 detik untuk nomor 100 meter gaya bebas klasifikasi S12. Rifky punya potensi memecahkan rekor pribadinya di Paris La Defense Arena.
Artikel Terkait
Pelatih Venezia Puji Debut Jay Idzes di Serie A, Pemain Indonesia Pertama di Kasta Tertinggi Italia
Tim U-17 Indonesia Menang 3-1 atas India dalam Uji Coba: Fokus Menuju Kualifikasi Piala Asia U-17 2025
Skuad Merah-Putih Siap Tempur di Negeri Ginseng
Bukayo Saka Jadi Pemain Termuda Ketiga yang Cetak 100 Kemenangan
Hasil Liga 1 2024-2025: Semen Padang FC Raih Kemenangan Perdana Usai Kalahkan PSS Sleman