"Jika tidak ada yang melestarikan budaya ini, siapa lagi generasi penerusnya? Seni tradisi harus dikenalkan sejak dini agar anak-anak mencintai warisan budaya kita," katanya.
Husni juga mengingatkan ancaman klaim budaya oleh negara lain, seperti yang pernah terjadi dengan pencak silat dan batik.
"Pencak silat adalah milik Indonesia, dan melalui festival ini, kami ingin mempertegas identitas budaya kita sekaligus menumbuhkan rasa bangga," tutupnya.
Baca Juga: KONI Pusat dan Puspresnas Jalin Kolaborasi Bangun Prestasi Olahraga Sejak Usia Sekolah
Festival Perdana Penuh Harapan
Festival ini menjadi yang pertama kali diadakan oleh FBJP bersama PPS SGBN. Selain menjadi panggung kreativitas, kegiatan ini juga menjadi sarana pencarian bakat baru yang akan diinventarisasi sebagai pelaku kampanye budaya di masa depan.
Semua pihak berharap, melalui festival ini, seni tradisi pencak silat akan terus hidup, berkembang, dan menginspirasi generasi mendatang untuk menjaga warisan budaya bangsa.
Artikel Terkait
Jose Mourinho dengan Liar Menyeret Asistennya dari Pinggir Lapangan
Catatan Sepak Bola, Piala ASEAN 2024: Just a Reminder, Jangan Goyah!
Kalah di Derbi Suramadu, Madura United Coba Bangkit di Laga Derbi Jawa Timur Melawan Persik
Jadwal Lengkap Liga 1 2024/2025 Pekan ke-13, Ada Derbi Jatim di Dua Stadion
Saudi Pro League Jalin Kemitraan dengan Stats Perform yang Didukung OptaAI