"Meski begitu, kami mencatat adanya kendala teknis pada perangkat mobile yang disediakan, dan hal ini juga dialami beberapa peserta lainnya."
Baca Juga: Terungkap Kata-kata Pertama Bintang West Ham yang Kecelakaan Mobil Mengerikan
"Kami sudah melaporkan hal ini ke FIFAe,” jelas Putra.
Sementara itu, untuk kategori console, Putra menyebutkan bahwa sejauh ini tidak ada kendala berarti yang mengganggu persiapan tim.
Agenda tim berikutnya meliputi technical meeting, gladi resik, dan sesi latihan tambahan sebelum pertandingan resmi dimulai.
Baca Juga: Telah Lahir Mesin Lari Cepat Generasi Usain Bolt, Pelari Remaja Ini Pecahkan Rekor 100 Meter
Indonesia menghadapi tantangan besar di kedua kategori.
Dalam kategori console, Indonesia berada di Grup A bersama tim-tim kuat seperti Spanyol, Inggris, Korea Selatan, Belanda, Malaysia, Polandia, Prancis, dan India.
Di kategori mobile, lawan-lawan tangguh seperti Korea Selatan, Inggris, Spanyol, Jepang, Brasil, Thailand, dan India menunggu untuk dihadapi.
Turnamen yang berlangsung secara offline ini tidak hanya menjanjikan atmosfer kompetisi yang seru, tetapi juga menjadi ajang pembuktian kualitas pemain Indonesia di tingkat dunia.
Bagi para penggemar Esports Indonesia, dukungan kepada tim dapat diberikan dengan menyaksikan pertandingan mereka melalui kanal YouTube Timnas Indonesia Official.
Partisipasi aktif dari penggemar menjadi semangat tambahan bagi Timnas untuk membawa nama Indonesia semakin mendunia.
Baca Juga: Ini Daftar Pemain Real Madrid Vs Atalanta, Ada Vinicius Junior dan Rodrygo Goes
Jangan lewatkan aksi memukau dari wakil Garuda di panggung internasional ini!***
Artikel Terkait
Atalanta Pemimpin Baru Serie A setelah 9 Kemenangan Berturut-turut
Serie A | Napoli 0-1 Lazio: Isaksen Singkirkan Conte dari Posisi Puncak
Barcelona Ditahan Real Betis, Hansi Flick Menanti Sanksi
Petinju Populer Mantan Lawan Tommy Furry Meninggal Dunia
Nyeri Tulang Kering: Kutukan Pelari