Ferry Kono menjelaskan, para mitra yang sudah bertandatangan dengan LPDUK | Inaspro sebetulnya sudah berdiskusi berbulan-bulan sebelumnya sehingga sudah ada kesepahaman terkait potensi PBBP yang bisa didapatkan dari sektor keolahragaan dan kemudian digunakan lagi untuk meningkatkan berbagai layanan keolahragaan kepada masyarakat.
Selain keenam mitra tersebut, Ferry Kono juga menyebut masih akan ada mitra lainnya yang akan segera bekerja sama dengan LPDUK | Inaspro dalam cakupan yang lain.
“Semuanya menjadi bagian dari proses, sehingga LPDUK-Inaspro dapat memenuhi harapan Mas Manteri untuk memajukan industri olahraga dan menjadi mesin yang dapat menstimulir berbagai kegiatan untuk mendukung dan membesarkan industri olahraga,” jelas Ferry Kono.
Baca Juga: Lepas Kontingen Pencak Silat Menuju Kejuaraan Dunia, Menpora Sampaikan Pesan Penting
Ferry Kono menambahkan, tahun depan Kemenpora akan mempunyai Deputi yang khusus menangani industri olahraga. Sehingga diharapkan nantinya ada regulasi-regulasi terkait inudstri olahraga dan LPDUK | Inaspro akan menjadi operatornya.
Kepada para mitra, Direktur LPDUK mengajak untuk dapat melaksanakan tugas dan fungsi sesuai bidang masing-masing. Juga bekerja maksimal, bersinergi dan berkolaborasi karena apa yang dilaksanakan LPDUK | Inaspro ini saling berkaitan dan terintegarsi dalam upaya menghasilkan PNBP yang dapat digunakan kembali sesuai layanan masing-masing sebagai bagian dari pengembangan ekosistem industri olahraga nasional.
Founder & CEO DASH SPORTS Ananda Aryaguna mengaku bangga dapat menjalin kerja sama dengan LPDUK | Inaspro untuk melakukan pengelolaan dana dan usaha keolahragaan terkait pengembangan event khusus usia dini di Indonesia.
Baca Juga: Pemain Termahal Piala ASEAN 2024 Cedera, Belum Diketahui Tanggal Tampilnya
“Kita sudah sering membuat event usia dini dan pembinaan usia dini itu penting, teruatama olahraga aquatik dan atletik, sebagai dasar untuk terjun ke berbagai cabang olahraga lain. Kerjasama dengan LPDUK ini kita harapkan bisa membuat event lebih besar,” ujar Aryaguna.
Hal senada diungkapkan Direktur PT. Fisio Mitra Investasi, Ester Lita Maratade. Lewat kerjasama dalam pemanfaatan alat kesehatan barang milik negara Ex – Sentra Peningkatan Performa Olahraga Indonesia (SPPOI), pihaknya berharap dapat memberikan kontribusi mendukung atlet-atlet Indonesia.
Artikel Terkait
Line-up Manchester United Bocor Sebelum Pertandingan, Ruben Amorim Investigasi, 2 Pemain Ini Dicurigai
5 Pilihan Realistis Hansi Flick untuk Menggantikan Lamine Yamal, Nomor 3 Mantan Playmaker RB Leipzig
Gila, Klausul Pelepasan Lamine Yamal dari Barcelona Senilai Rp 16 Triliun
Piala AFF: Kirim 2 Gol ke Lawan, Kiper Kamboja Diperiksa Terkait Pengaturan Skor
Hadapi PSM Makassar, Skuad Malut United Siap Berikan Kemenangan Bagi Masyarakat Maluku Utara