Sportlinknews - Smash keras Megawati Hangesti mengunci skor 25-21 untuk Red Sparks. Laga di kandang Pink Spiders, Selasa (17/12) berakhir 3-1 (25-22, 25-23, 14-25, 25-22) untuk Red Sparks.
Kemenangan dramatis Red Sparks di Incheon Samsan World Gymnasium ini menghentikan dominasi Pink Spiders yang tak terkalahkan dalam 14 pertandingan.
Sekaligus pelunasan dendam dua kekalahan Red Sparks sebelumnya dari Pink Spiders.
Baca Juga: Dukung Visi Menpora Majukan Industri Olahraga, LPDUK-Inaspro MoU dan PKS Bersama Mitra
Bukilic berhasil menjadi top skor di laga ini dengan mencetak 33 poin. Namun, Megawati yang mengemas 18 poin, menjadi penentu kemenangan lewat tambahan poin krusial di akhir pertandingan.
Kemenangan ini membuat Red Sparks berhasil menaikkan peringkatnya ke posisi ke-3 dengan 8 kemenangan, 6 kekalahan, dan 23 poin untuk musim tersebut.
Namun, selisih dengan posisi ke-4 IBK Industrial Bank (8 kemenangan, 6 kekalahan, 22 poin) tidak terlalu besar, jadi ini bukanlah situasi di mana mereka dapat merasa yakin untuk mempertahankan posisi ke-3.
Baca Juga: Pink Spiders Vs Red Sparks: Pertarungan Ratu Voli Kim Yeon kyung Vs Megawati
Red Sparks dalam suasana hati yang baik. Dalam pertandingan sebelumnya, Megawati dan kawan-kawan memenangkan pertandingan set penuh yang ketat melawan 'kekuatan besar' Hyundai Hillstate dan menciptakan suasana yang lebih baik dengan memenangkan 4 pertandingan berturut-turut.
Mereka kalah di ronde ke-1 dan ke-2, tetapi percaya diri dalam melakukan serangan balik. Di ronde ke-1, setter awal Yeom Hye-seon absen, dan di ronde ke-2, 'senjata utama' Megawati absen.
Pelatih Ko Hee jin berkata, "Saya tidak berpikir kami akan menghentikan rentetan kemenangan. Saya pikir kami harus memainkan permainan kami sendiri."
Baca Juga: Valentina Diouf ke Indonesia, Jakarta Elektrik PLN Dapatkan Spiker Berkelas Dunia
"Jika kami dapat fokus seperti yang kami lakukan dalam pertandingan Hyundai Construction dan melakukan bagian kami, saya pikir kami akan memiliki permainan yang bagus," ujarnya.
Ia menambahkan, "Saya tidak memikirkan babak pertama dan kedua. Setter Yeom Hye-seon tersingkir di babak pertama, dan Megawati absen di babak kedua. Ketidakhadiran Mega bisa menjadi beban bagi Bukiric.
Artikel Terkait
Piala AFF: Kirim 2 Gol ke Lawan, Kiper Kamboja Diperiksa Terkait Pengaturan Skor
Pemain Termahal Piala ASEAN 2024 Cedera, Belum Diketahui Tanggal Tampilnya
Cukur Madura United FC, Borneo FC Mulai Tunjukkan Tajinya di Pekan ke-15 Liga 1 2024/2025
Kiper Carlos Eduardo dalam Pengawasan Ketat Tim Medis Persija
DPP Perbasi Fokus Peningkatan Kualitas Wasit di IBL 2025