Red Sparks melanjutkan serangannya yang ganas di set ke-4. Ia bangkit dengan mencetak 6 poin berturut-turut pada kedudukan 8-6. Ia tak kehilangan momentum dan memperlebar jarak menjadi 20-13.
Red Spakrs memenangi pertandingan dengan menyelesaikan blok Megawati.
Penampilan Red Sparks sangat luar biasa. Ia menunjukkan penampilan yang mengagumkan dengan mencetak 33 poin. Bukirich juga menunjukkan kehadirannya dengan 12 poin.
Baca Juga: Intip Garasi Harry Kane, Mobilnya Senilai Rp 7,6 Miliar
GS Caltex menunjukkan penampilan yang aktif dengan Silva mencetak 22 poin, tetapi itu tidak cukup untuk memengaruhi permainan.
"Saya selalu memberi tahu para pemain untuk memiliki pola pikir yang sama. Kami mempersiapkan diri untuk setiap pertandingan dengan sekuat tenaga," kata pelatih Red Sparks Ko Hee jin.
"Kami tidak peduli dengan keadaan tim lawan. Kami hanya memainkan permainan kami. Baik itu tim yang kuat, tim yang lemah, atau tim yang sedang mengalami kekalahan beruntun, poinnya sama saja. Kami mencoba memainkan permainan kami sendiri."
Artikel Terkait
Persis Solo Pincang Tanpa Sidibe dan Sananta, Pelatih Ong Kim Swee Tidak Ambil Pusing
Kembali Cetak Gol, David da Silva Siap Bersaing dengan Egy Maulana Vikri
Dedi Kusnandar Jalani Operasi, Masa Pemulihan Butuh Waktu Tiga Bulan
Hasil Liga 1: Arema FC Jegal Ambisi PSBS Biak 3-2
China Tetap Optimistis Rebut Tiket Piala Dunia 2026, Fokus pada Lawan yang Terjangkau