Pink Spiders Tanggapi Sanksi Asisten Pelatih, Komitmen Tingkatkan Fair Play di Bola Voli Korea

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Kamis, 26 Desember 2024 | 18:00 WIB
Incheon Heungkuk Life Pink Spiders memberikan respons terkait sanksi yang dijatuhkan kepada salah satu staf pelatih mereka, Daniele Turino.
Incheon Heungkuk Life Pink Spiders memberikan respons terkait sanksi yang dijatuhkan kepada salah satu staf pelatih mereka, Daniele Turino.

"Kami menerima dengan rendah hati keputusan disipliner terhadap Pelatih Daniele yang dikeluarkan oleh Federasi Bola Voli Korea," demikian pernyataan resmi dari Pink Spiders.

Baca Juga: Hukuman Ondrej Kudela Dipertanyakan, Bambang Pamungkas: Pemain Harus Diberi Ruang untuk Klarifikasi

"Kami akan memanfaatkan momen ini untuk memperkuat pendidikan tentang nilai fair play kepada pelatih dan pemain kami agar insiden seperti ini tidak terjadi lagi," tambah mereka.

Pink Spiders juga menegaskan bahwa tindakan disipliner terhadap Turino sudah dilakukan di internal klub.

Setelah insiden tersebut, klub langsung mengeluarkan peringatan keras kepada Turino.

Baca Juga: Persis Solo Ancang-ancang Rekrut Pemain Baru Jelang Putaran Kedua Liga 1 2024/2025

Selain itu, sang pelatih juga disebut telah merefleksikan perilakunya secara mendalam.

Permintaan maaf secara langsung dari Turino kepada pelatih Ko Hee-jin dilakukan sehari setelah pertandingan, yakni pada 18 Desember 2024.

Selain itu, pihak klub juga menyampaikan permintaan maaf resmi kepada tim Red Sparks.

Baca Juga: Carlos Pena: Bursa Transfer Tidak Boleh Disia-siakan Tapi Kami Fokus Dulu Melawan Malut United FC

“Kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh para penggemar, ofisial bola voli profesional, dan pihak terkait akibat tindakan tidak pantas dari Pelatih Daniele,” tambah pernyataan Pink Spiders.

Tidak hanya itu, Pink Spiders berkomitmen untuk membangun budaya bola voli yang menjunjung tinggi rasa hormat dan sportivitas.

“Kami meminta maaf sekali lagi kepada seluruh penggemar yang peduli dengan bola voli profesional."

"Kami akan terus berupaya menciptakan budaya bola voli yang lebih dewasa dan penuh rasa hormat,” tutup pernyataan mereka.

Langkah ini diharapkan mampu memperbaiki citra Pink Spiders sekaligus menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak yang terlibat dalam dunia bola voli Korea Selatan.***

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: NEWSIS

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X