"Olahraga dan hukum ibarat seperti tubuh dan jiwa. Olahraga apa yang dipertandingkan tanpa wasit? Olahraga apa yang dipertandingkan tanpa code of conduct?" tanya Palmer.
"Antara hukum dan olahraga itu akarnya adalah sportivitas."
"Sportivitas yang terukur harus dijabarkan di dalam aturan hukum yang berlaku yang tidak mengebiri, yang tidak membonsai demokrasi, yang tidak membuka nepotisme karena nepotisme adalah racun dalam pembinaan olahraga," tegasnya.
Artikel Terkait
Hasil Rakernas KONI 2024: Mendesak Bentuk Pokja Untuk Mengkaji Permenpora Nomor 14 Tahun 2024
Rapat Pleno KONI Pusat Singgung Permenpora No 14 Tahun 2024
Ruben Amorim Antusias Bertemu Ruud van Nistelrooy di Putaran Keempat Piala FA
Liverpool Cari Pengganti Trent Alexander-Arnold di Tengah Ketidakpastian Masa Depannya