SportlinkNews - Sebagai bagian dari perayaan HUT ke-89 PP Pelti, digelar Kejurnas Kelompok Usia (KU) 16 Se-Indonesia serta Kejurnas Antar Pengurus Pelti di Lapangan Tenis Center Court GBK Senayan, Jakarta, Jumat (17/1).
Kejurnas yang akan berlangsung hingga Minggu (19/1) ini resmi dibuka Menpora RI yang diwakili Deputi 4 Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Surono.
Surono memberikan apresiasi kepada PP Pelti atas penyelenggaraan kejurnas ini. Menurutnya, kejurnas antar-pengurus menunjukkan bahwa jajaran pengurus Pelti dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota kompak.
Baca Juga: Rekomendasi KONI: Cabut Permenpora Nomor 14 Tahun 2024
“Kalau pengurusnya kompak, baik di pusat, provinsi, kabupaten/kota, saya yakin akan muncul atlet-atlet yang terbaik,” ujar Surono.
Apresiasi juga diberikan atas kejurnas KU-16 yang diselenggarakan. Apalagi penyelenggaraan kejurnas ini merupakan bagian dari blueprint kepengurusan Pelti yang baru, dalam roadmap mewujudkan prestasi tenis Indonesia mendunia.
Dalam rangka menyongsong Olimpiade Los Angeles 2028 misalnya, Surono menyebut persiapan selama empat tahun ini merupakan waktu yang singkat.
Baca Juga: Real Madrid Pertimbangkan Reece James sebagai Solusi Jangka Pendek di Posisi Bek Kanan
Karenanya Kemenpora bergerak cepat dalam menjaring atlet-atlet tenis terbaik untuk dimasukkan ke dalam pemusatan latihan nasional (Pelatnas) jangka panjang.
“Dari Kemenpora sangat mendukung, bahkan kami akan menanti yang terbaik dari hasil-hasil kejuaraan baik di usia 16, usia 18, senior dan profesional, untuk nanti akan kita Pelatnaskan jangka panjang."
"Dalam rangka untuk persiapan multievent, baik di SEA Games, Asian Games, maupun babak kualifikasi Olimpiade,” ujar Surono.
Baca Juga: Panjat Tebing Indonesia Semakin Terkenal, Yenny Wahid Jabat Wakil Presiden IFSC Asia 2025-2027
Melalui Kejurnas Antar-Pengurus dan KU-16 se-Indonesia, diharapkan dapat menjaga kekompakan dan menghasilkan atlet-atlet tenis Indonesia yang bisa berprestasi di tingkat dunia.
“Mudah-mudahan empat tahun ke depan tenis Indonesia akan disegani di tingkat asia bahkan dunia,” tutur Deputi Surono.
Artikel Terkait
PBSI Sport Science Analytics, Ikhtiar Mencapai Prestasi Tertinggi di Olimpiade Los Angeles 2028
Pelatih Timnas Patrick Kluivert Bertemu dengan Operator Liga 1 dan Pemilik Klub
Debut Vico Duarte Bikin Persebaya Kelimpungan di Pekan ke-18 Liga 1 2024/2025
Tim Korea-Korea Selecao Lakukan Pembinaan Talenta Muda Sepak Bola, Menpora Beri Dukungan