SportlinkNews - Indonesia kembali turun kasta di ajang Piala Davis. Tim Merah Putih lagi-lagi terhempas dari Grup II Dunia ke Grup III Zona Asia-Oseania 2025 usai kekalahan 4-0 dari tim Slovenia pada playoff yang berlangsung di Bela Dvorana Vakenje, Slovenia, 1-2 Februari 2025.
Momen ini mengulang hasil tahun lalu, di mana Tim Davis Indonesia juga terdegradasi ke Grup III saat kalah atas Togo di playoff. Dengan hasil tersebut, maka dua kali sudah Indonesia turun kasta.
Kekalahan Indonesia dipastikan setelah duet M. Rifqi Fitriadi/Christoper Rungkat gagal menahan laju bisa menahan laju ganda Slovenia, Sebastian Dominko/Jan Kupcic. Rifqi-Christo kalah dua set langsung 6-1, 6-4.
Baca Juga: Deretan Gol Tercepat dalam Sejarah Liga Primer Inggris, Bukan Salah atau Haaland
Biang kerok kekalahan ganda Merah Putih itu tidak lain adalah soal lapangan. Hal tersebut diungkapkan oleh Non-playing Tim Davis Indonesia, Febi Widhiyanto.
"Faktor lapangan tanah liat. Petenis tuan rumah sangat nyaman bermain di atas permukaan "red clay" Velenje ini dan persiapan kami belum cukup lama untuk beradaptasi dengan lapangan seperti ini," ucapnya.
Permainan berlanjut ke gim ketiga, di mana mempertemukan tunggal pertama Merah Putih, Lucky Candra Kurniawan dengan petenis utama Slovenia, Bor Artnak. Lagi-lagi Lucky gagal menyumbangkan poin dan Indonesia akhirnya kalah telah 0-4.
Baca Juga: Red Sparks Vs Hyundai Hillstate: Alarm Bagi Megawawi Jika Tak Ingin Terseok
Bukan hanya Indonesia yang terdegradasi dari Grup II Dunia, tetapi juga Saudi Arabia yang kalah 0-5 dari unggulan ketiga, Irlandia dan Thailand yang harus tunduk di tangan Cyprus 0-4. Negara-negara yang kalah akan bertanding di ajang Grup III regional (Asia/Ocenia) masing-masing dalam tahun ini.
Sementara untuk para pemenang playoff ini, akan berlanjut ke pertandingan Grup II Dunia 2025 yang akan dimainkan pada 12-13 atau 13-14 September mendatang. Negara tuan rumah nantinya akan menentukan tanggal pertandingan.
Nantinya, 13 negara pemenang Grup II akan berkompetisi di babak playoff Grup I Dunia 2026. Sedangkan negara-negara yang kalah akan bertanding di Play-off Grup II Dunia pada tahun 2026.
Artikel Terkait
Bintang Tenis Dituding Melarikan Diri dari Pajak, Camila Giorgi Pun Bertindak
Emma Raducanu Tidak Siap untuk Kesepakatan Sponsor Mewah yang Memengaruhi Tenis
Seberapa Penting Psikologi dalam Karier Bintang Tenis?
Raffi Ahmad Gandeng Nia Ramadhani di Lapangan Tenis, Bukan Nagita Slavina
Duet Christoper/Rifqi Diharapkan Bisa Jaga Asa Indonesia Bertahan di Grup Dunia II Piala Davis 2025