"Kami mengundang Menpora Dito Ariotedjo dan Deputi IV Surono untuk hadir sebagai pembicara agar dialog jadi berimbang. Namun, hingga hari ini, belum ada konfirmasi dari pihak kemenpora," ungkapnya.
Agenda lain yang tak kalah menarik, selain Dialog Olahraga dan Rakernas 2025, juga ada Bedah Buku yang berjudul "Dibuang Sayang".
Dibilang menarik karena buku yang penerbitannya disupport oleh Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK), menghadirkan Prof. Rajab Ritonga, penguji UKW (Uji Kompetensi Wartawan) Utama sebagai pembicara, Direktur LPDUK Ferry Kono dan tentu penulisnya, Suryansyah.
Rajab Ritonga akan memberikan tips bagaimana seorang wartawan menulis feature yang baik dan kaidah-kaidah yang harus diperhatikan.
"Buku Dibuang Sayang karya Suryansyah ini menjadi salah satu contoh penulisan feature yang baik. Ia berbagai pengalaman menulis sisi lain dari sebuah event seperti SEA Games, Asian Games, Piala Eropa dan Piala Dunia yang diliputnya," kata Rajab Ritonga yang menjadi editor dalam buku setebal 246 halaman itu.
Artikel Terkait
Jarang Dimainkan di Belgia, Sandy Walsh Dikabarkan Segera Gabung Urawa Reds
Siti Fadia Siap Jadi Andalan Indonesia di Badminton Asia Mixed Team Championship 2025
Como 1907 Umumkan Rencana Renovasi Stadio Giuseppe Sinigaglia, Target Selesai 2028
Masuk ke Grup Neraka, Timnas Futsal Indonesia Tetap Percaya Diri Bersaing di AFC Women’s Futsal Asian Cup 2025
Pekerjaan Rumah Fajar/Rian, Fokus Peningkatan Fisik