SportlinkNews - Dua kemenangan beruntun didapuk Red Sparks. Menaklukkan juara bertahan Hyundai Hillstate dan IBK Altos. Alhasil, Red Sparks nangkring di posisi kedua klasemen Liga Voli Korea.
Pencapaian tersebut terbilang istimewa, karena menjadi yang terbaik dalam 13 tahun terakhir.
Kemenangan 3-0 (25-20 25-17 25-22) atas IBK Altos di Daejeon Chungmu Gymnasium pada Rabu 12 Februari 2025, membuat Red Sparks koleksi 53 poin, raihan yang sama dibukukan Hyundai Hillstate.
Baca Juga: Megawati Menyala, Red Sparks Meroket Ke Posisi Kedua Lengserkan Hyundai Usai Hancurkan IBK Altos 3-0
Tapi, Red Sparks merangkum 19 kemenangan, 8 kalah, lebih baik dari Hyundai yang koleksi 17 kemenangan 10 kekalahan. Sedangkan IBK Altos di tangga keempat defisit 16 poin.
Secara khusus, karena Red Sparks telah memainkan 27 pertandingan, jumlah yang sama dengan Hyundai, itu dapat dilihat sebagai 'lompatan ke posisi kedua' yang sebenarnya.
Artinya, jika Hyundai terus menambah poin di masa mendatang, peringkatnya tidak akan terbalik.
Baca Juga: Arab Saudi Tawarkan Vinicius Junior Dianggap Tidak Dapat Ditolak
Rasanya lebih berharga karena ini adalah akhir musim, sudah di ronde ke-5. Red Sparks dianggap sebagai salah satu 'kandidat juara' sebelum pembukaan.
Tapi pada satu titik turun ke posisi ke-5 karena kinerja yang buruk di awal musim. Namun, mulai dari 30 November tahun lalu, mereka merangkai 13 kemenangan beruntun, naik ke posisi ke-3 dan bahkan mengancam posisi ke-2 Hyundai.
Rentetan kemenangan itu diputus oleh sang pemimpin Pink Spiders. Bahkan Red Sparks kalah dalam pertandingan berturut-turut.
Secara khusus, kemenangan dalam pertandingan melawan Hyundai yang mengalami dua kekalahan beruntun, sangat signifikan.
Red Sparks yang bertemu Hyundai pada 7 Februari, menang 3-1 dengan dua senjata Vanya Bukilic (28 poin) dan Megawati Hangestri (26 poin) seperti biasa.
Artikel Terkait
Lawan Malaysia, Tim Bulutangkis Indonesia Rombak Komposisi Pemain di Badminton Asia Mixed Team Championship 2025
Hangtuah Jakarta Ciptakan Sejarah di IBL GoPay 2025, Tumbangkan Pelita Jaya Setelah 12 Tahun
Feyenoord 1-0 Milan: Kesalahan Fatal Maignan dan Kegagalan Fab Four
Club Brugge 2-1 Atalanta: La Dea Teriak Dirampok dari Titik Putih
Barcelona Tanpa Pemain Penting Lawan Rayo Vallecano