SportlinkNews - Federasi Nasional Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (FN Pordasi) Berkuda Memanah resmi diterima sebagai anggota resmi Federasi Internasional Asian Horseback Archery Federation (AHAF), Jumat 7 November 2025.
Sertifikat keanggotaan diserahkan secara langsung oleh Board of Director AHAF kepada Ketua Umum FN Pordasi Bekuda Memanah Triwatty Marciano, di Kampung Maghfirah, Bogor, Jawa Barat.
Diterimanya Indonesia sebagai anggota resmi AHAF merupakan langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi dengan komunitas Berkuda Memanah di kawasan Asia.
Baca Juga: Puma Luncurkan Bola Musim Dingin untuk Kompetisi LaLiga 2025/26
Penerimaan sertifikat tersebut juga menjadi langkah awal PBM dalam mengembangkan olahraga Berkuda Memanah di Indonesia dan Asia.
“FN PBM berkomitmen untuk mengibarkan bendera Merah Putih melalui prestasi atlet-atlet berkuda memanah Indonesia di kancah dunia. Mari kita bersama-sama menyongsong masa depan gemilang olahraga berkuda memanah Indonesia,” ujar Triwatty.
“Saya mengajak seluruh anak bangsa bersatu padu untuk kita bersama mewujudkan prestasi olahraga berkuda memanah sebagaimana Asta Cita ke-4 Presiden Prabowo Subianto,” sambungnya.
Baca Juga: Hasil Super League: PSM Makassar Unggul Tipis dari Dewa United, Hilman Syah Gacor di Bawah Mistar
Ketum KONI Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman yang diwakili oleh Wakil Ketua Bidang (Wakabid) Sport Science KONI Pusat Irfan Bachtiar menyambut baik dan mendukung kemajuan olahraga Berkuda Memanah di Indonesia.
“Selamat kepada Federasi Nasional Pordasi Berkuda Memanah yang telah secara resmi menjadi anggota Federasi Internasionalnya yakni Asian Horseback Archery Federation (AHAF)."
"Semoga dengan hal ini PBM dapat terus mengembangkan olahraga Berkuda Memanah di Indonesia, serta melahirkan atlet prestasi di kancah dunia,” ungkap Irfan Bachtiar.
Baca Juga: Egoisme Erling Haaland Hadapi Liverpool, Hanya Memikirkan Diri Sendiri untuk Fokus pada Pertandingan
Setelah resmi menjadi anggota AHAF, FN Pordasi Berkuda Memanah akan aktif berpartisipasi dalam segala program dan kegiatan yang diselenggarakan, mulai dari kejuaraan regional hingga pelatihan serta pertukaran kemampuan teknis.
Hal ini akan membuka peluang besar bagi atlet dan pelatih Indonesia untuk lebih mengasah kemampuan, berbagi pengalaman, serta mengukir prestasi di tingkat internasional.