SportlinkNews - Federasi Nasional Pordasi menggelar Rapat Kerja Nasional Hybrid Pordasi 2025, Sabtu (1/2) yang melibatkan empat pengurus Pordasi.
Keempat pengurus Pordasi tersebut yaitu PP Pordasi Pacu, PP Pordasi Equestrian, PP Pordasi Polo, PP Pordasi Berkuda Memanah periode 2024-2028.
Ketua Umum KONI Pusat Letjen (Purn) Marciano Norman dalam sambutannya pada pembukaan Rakernas Pordasi 2025 menyebutkan sudah menjadi kewajiban bersama untuk memajukan olahraga berkuda.
Baca Juga: Thailand Masters 2025: Indonesia Kirim 7 Wakil ke Semifinal, Satu Tiket Final Sudah Dikantongi
Marciano Norman juga menegaskan hanya organisasi olahraga yang sehat yang bisa melahirkan atlet-atlet berprestasi.
"Bila ada perbedaan pendapat, sepanjang itu untuk kebaikan organisasi Pordasi dan kebaikan prestasi atlet-atletnya tentunya akan ada solusi terbaiknya," katanya.
Untuk bisa berkiprah di forum internasional, tidak mungkin mengabaikan proses pembinaan atlet di tingkat nasional.
Baca Juga: Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia 2 Kali Beruntun
Marciano mengingatkan agar pengurus tidak melupakan dan harus memberikan perhatian pada pembinaan di tingkat paling bawah, kabupaten/kota, provinsi, dan nasional.
"Harus juga memberi ruang pada kompetisi-kompetisi atlet-atlet pada usia dini sehingga mereka di dewasakan oleh even yang tertata dengan baik," katanya.
Marciano berharap agar olahraga berkuda bisa memasyarakat. "Potensi olahraga berkuda di Indonesia sangat besar. Jangan merasa olahraga berkuda ini hanya milik kaum elit saja," kata Marciano.
Baca Juga: Kedatangan Herry IP, Ganda Putra Malaysia Siap Menjadi Ancaman di Kejuaraan Asia 2025
"Pengurus harus jemput bola. Lihat potensi yang ada. Edukasi mereka. Polo bisa bikin olahraga Polo yang ramah dengan seluruh warga negara," ujar Marciano.
Marciano mengakui memang baru Equestrian yang masuk olympic sport, namun bukan berarti yang lainnya tidak bisa berprestasi.
Artikel Terkait
KONI Pusat Lantik Empat Ketum Federasi Nasional Pordasi Masa Bakti 2024-2028
Upaya Mediasi Pordasi Tertunda Karena Absennya Salah Satu Pihak
PSSI Cetak Rekor, Jumlah Pelatih Lisensi D Meningkat Signifikan di 2024
Megawati Melambung di Mega Day, Red Sparks Bukukan 13 Kemenangan Beruntun