SportlinkNews - Kontingen para bulu tangkis Indonesia membuka jalan lebar menuju status juara umum ASEAN Para Games 2025.
Hingga Sabtu, 24 Januari 2026, Merah Putih telah mengoleksi lima medali emas, sekaligus memastikan target yang dipatok tim pelatih tercapai lebih cepat.
Tambahan emas datang dari serangkaian laga krusial yang digelar di SPADT Convention Center, 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima.
Baca Juga: Asa Gelar Ganda Putra Indonesia Bertumpu pada Raymond/Joaquin di Indonesia Masters 2026
Menariknya, dua emas dan dua perak lahir dari duel sesama wakil Indonesia atau All Indonesian Final, menegaskan dominasi tim nasional di cabang ini.
Medali emas pertama dipersembahkan pasangan Hikmat Ramdani/Leani Ratri Oktila pada nomor ganda campuran SL3-SU5.
Mereka tampil dominan saat menghadapi Fredy Setiawan/Khalimatus Sadiyah, menang meyakinkan dua gim langsung 21-7, 21-4.
Baca Juga: Arteta Meredam Pujian Guardiola, Arsenal Masih Jauh dari Sempurna
Leani kembali menorehkan prestasi pada nomor ganda putri SL4. Ia berhasil mengatasi perlawanan Khalimatus Sadiyah lewat pertarungan dua gim, 21-15, 21-19.
Tak berhenti di situ, Leani bersama Khalimatus juga memastikan emas ketiga dari nomor ganda putri SL3-SU5 setelah keluar sebagai pemuncak klasemen sistem round robin.
Emas berikutnya datang dari sektor tunggal putri. Qonitah Ikhtiar Syakuroh tampil solid saat menumbangkan wakil Malaysia, Lawani Siti Maisarah binti Mat, pada nomor SL3 dengan skor telak 21-10, 21-6.
Baca Juga: Arema FC Sekarang Lebih Kuat Berkat Pemain Baru dan Pemulihan Pablo Oliveira
Sementara itu, Warining Rahayu menyempurnakan raihan emas Indonesia setelah menjadi yang terbaik di nomor tunggal putri SU5.
Pelatih para bulu tangkis Indonesia, Jarot Hernowo, menyambut gembira pencapaian tersebut. Ia menilai kerja keras para atlet terbayar lunas dan membuka peluang besar untuk melampaui target awal.
"Alhamdulillah, target lima emas sudah tercapai. Artinya, hasil pertandingan sejauh ini sangat sesuai dengan rencana. Bahkan peluang untuk menjadi juara umum semakin terbuka," ujar Jarot.
Baca Juga: KONI Pusat Perkuat Kolaborasi dengan Kementerian dan Lembaga untuk Publikasi Olahraga Nasional
Menurut Jarot, kemunculan laga-laga All Indonesian Final bukanlah hal baru bagi tim Indonesia. Intensitas pertemuan antaratlet dalam berbagai kejuaraan membuat persaingan internal justru menjadi kekuatan tersendiri.
Indonesia masih berpeluang menambah emas dari dua final sesama wakil Merah Putih yang akan berlangsung Minggu, 25 Januari 2026.
Pada nomor tunggal putra SL4 akan berhadapan Hikmat Ramdani dan Fredy Setiawan, serta tunggal putra WH2 yang mempertemukan Wiwin Andri melawan Supriadi.
Baca Juga: Jerman Angkat Isu Boikot Piala Dunia 2026 Imbas Polemik Greenland
Dua laga ini sudah memastikan tambahan dua emas dan dua perak bagi Indonesia. "Kalau melihat komposisi final yang ada, peluang kita untuk menjadi juara umum sekitar 70 persen. Mudah-mudahan bisa terwujud," kata Jarot optimistis.
Pada ASEAN Para Games ke-13 ini, Indonesia menurunkan 22 atlet para bulu tangkis, terdiri dari 15 putra dan tujuh putri. Kontingen Merah Putih ambil bagian dalam 15 dari total 17 nomor yang dipertandingkan.
Salah satu peraih emas, Qonitah Ikhtiar Syakuroh, mengaku bersyukur mampu meningkatkan pencapaiannya dibandingkan ASEAN Para Games 2023 di Kamboja. Saat itu, ia membawa pulang satu emas dan satu perunggu.
Baca Juga: Akhir Penantian, Jakarta Livin’ Mandiri Raih Kemenangan Perdana di Proliga 2026
"Alhamdulillah bisa tampil maksimal di final. Ini juga pertama kalinya saya bertemu wakil Malaysia, jadi cukup spesial," imbuh Qonitah.
Meski menilai persaingan Asia Tenggara masih relatif terkendali, Qonitah menyebut Malaysia sebagai negara yang patut diwaspadai ke depan, terutama karena regenerasi atlet yang cukup menjanjikan.
Setelah memenuhi target di ajang ini, Qonitah kini mulai mengalihkan fokus ke Asian Para Games 2026 di Nagoya. Peraih perak Paralimpiade Paris 2024 itu berharap dapat melangkah lebih jauh dan mempersembahkan prestasi tertinggi.
Baca Juga: Indonesia Kembalikan Hak Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Junior 2026 ke BWF
"Saya ingin meningkatkan performa dan semoga di Asian Para Games 2026 nanti bisa meraih hasil terbaik, bahkan emas," tuturnya.
Rekap perolehan medali tim para bulu tangkis Indonesia di ASEAN Para Games 2025 hingga Sabtu, 24 Januari 2026:
Emas
1. Hikmat Ramdani/Leani Ratri Oktila (Ganda campuran SL3-SU5)
2. Leani Ratri Oktila (Ganda putri SL4)
3. Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah (Ganda putri SL3-SU5)
4. Qonitah Ikhtiar Syakuroh (Tunggal putri SL3)
5. Warining Rahayu (Tunggal putri SU5)
Perak
1. Fredy Setiawan/Khalimatus Sadiyah (Ganda campuran SL3-SU5)
2. Khalimatus Sadiyah (Ganda putri SL4)
3. Warining Rahayu/Qonitah Ikhtiar Syakuroh (Ganda putri SL3-SU5)
4. Rezky Shafi Fauziyah (Tunggal putri SU5)