ragam

Atlet Panjat Tebing Indonesia Bersaing di Olympic Qualifier Series 2024 di Budapest

Kamis, 20 Juni 2024 | 20:24 WIB
Speed WR Qualifikasi - IFSC World Cup Wujiang 2024 (Kazushige Nakajima/IFSC)

SportlinkNews - Olympic Qualifier Series 2024 (OQS) digelar di Budapest, Hungaria, pada 20-23 Juni. Ini merupakan kesempatan terakhir bagi 160 atlet panjat tebing untuk mengamankan kuota Olimpiade Paris 2024.

Untuk nomor panjat tebing total 30 spot kuota sport climbing yang bisa didapatkan oleh para atlet di OQS, baik untuk kategori Boulder & Lead dan kategori Speed.

Kuota akan diperoleh berdasarkan sistem poin. Pendaki dapat memperoleh maksimal 100 poin, dengan 50 poin tersedia bagi pemenang pada putaran pertama di Shanghai bulan lalu, dan 50 poin lainnya di Budapest.

Baca Juga: Panjat Tebing Berpeluang Tambah 2 Tiket Olimpiade Paris 2024 dari Shanghai dan Budapest

Para atlet yang tampil baik pada OQS pertama di Cina, belum sepenuhnya bisa mendapatkan kuota Olimpiade.

Mereka harus mendapatkan nilai sempurna di Budapest untuk mengamankan langkah ke Paris. Sementara bagi yang lain, akan ada peluang untuk kembali berkompetisi.

Sebanyak 64 Speed ​​Climbers, terdiri dari 32 perempuan dan 32 laki-laki akan bekerja keras memperebutkan 10 total kuota yang tersedia di OQS.

Baca Juga: Atlet Voli Pantai dan Panjat Tebing Sowan ke Menpora Menjelang Kualifikasi Olimpiade Paris 2024

Pada bagian putri, atlet Cina Zhou Yafei mengambil posisi teratas di Shanghai, mengalahkan peraih medali perunggu Asian Games 2023 Indonesia, Rajiah Sallsabillah, di final. Keduanya menjadi atlet favorit teratas yang tampil di Budapest.

Sallsabillah mendapatkan kemajuan impresif selama di Cina, termasuk kemenangan telak atas peringkat 2 dunia Natalia Kalucka, dan saudara perempuannya Aleksandra di semifinal dan perempat final.

Posisi teratas di kategori putra di Shanghai jatuh ke tangan atlet Indonesia, Veddriq Leonardo, yang memecahkan rekor dunia beberapa kali.

Baca Juga: Emtek Group Jadi Pemegang Resmi Hak Siar Olimpiade Paris 2024 di Indonesia

Leonardo juga memberikan penampilan menakjubkan yang membuatnya mengalahkan peringkat 1 dunia Wu Peng di final. Dalam kondisi seperti ini, sulit untuk bisa melampaui Leonardo lagi di Budapest.

Meski begitu, Leonardo mewaspadai atlet Cina berusia 18 tahun Wang Xinshang, yang menempati posisi ketiga di kandang sendiri.

Halaman:

Tags

Terkini