ragam

Berkaca Pada PON XXI Aceh-Sumut, Ini Alasan Kemenpora Belum Terbitkan Rekomendasi untuk PON dan Peparnas di NTB dan NTT

Minggu, 13 Oktober 2024 | 18:31 WIB
Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono. (sportlinknews)

Sportlinknews - Pemerintah Pusat dalam hal ini melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia belum memberikan rekomendasi terkait gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII atau ke-22 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2028.

Belum diterbitkannya rekomendasi terkait pelaksanaan PON XXII di NTB dan NTT pada 2028 dipaparkan langsung Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono.

Menurut dia, langkah itu dilakukan pemerintah, berkaca dari buntut carut marutnya pelaksanaan PON XXI di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara pada 9-20 September 2024.

Baca Juga: Menpora Dito: Persiapan Penutupan PEPARNAS XVII Sudah Sempurna

Diluar itu, selepas pelaksanaan PON, pemerintah provinsi dari masing-masing wilayah juga menyatakan tak sanggup untuk menggelar Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) ke-XVII yang merupakan satu kesatuan atau rangkaian kejuaraan multi event bergengsi empat tahunan di Tanah Air.

Dikatakan Surono bahwa rekomendasi akan diterbitkan Kemenpora apabila Pemprov NTB serta NTT mampu melaksanakan beberapa syarat pokok.

Di antaranya terkait prasarana yang meliputi venue pertandingan serta akomodasi, khususnya bagi atlet yang bakal melangsungkan pertandingan.

Baca Juga: Ketua KONI Pusat: Industri Olahraga Nasional Harus Jadi Raja di Negeri Sendiri

"Rekomendasi menyangkut masalah persiapan prasarana, peralatan, kemudian akomodasi konsumsi. Kemudian mengenai cabang olahraga yang mau dipertandingkan berapa. Minimal cabor yang dipertandingkan di Olimpiade. Dan cabang olahraga prestasi di Asian Games," kata Surono dalam jumpa pers jelang seremoni penutupan PEPARNAS XVII di Solo, Jawa Tengah, Minggu (13/10/2024).

Tentu belum dikeluarkannya rekomendasi karena pemerintah pusat tak ingin serangkaian insiden yang terjadi dalam PON XXI Aceh - Sumatera Utara kembali terulang pada kejuaraan multi-event empat tahunan di NTB dan NTT.

Untuk itu Kemenpora meminta jaminan dari calon tuan rumah dan KONI Pusat dalam memenuhi persyaratan yang dimaksud.

Baca Juga: Kena Sanksi Komdis PSSI, Laga Big Match Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton

Surono menegaskan pemerintah tak ingin, tiga bulan jelang pelaksanaan, masih terjadi kontroversi mengenai pembangunan dan penyelesaian venue pertandingan.

Sejatinya, kata dia, dimasa itu mulai dilakukan test event sebagai evaluasi terhadap teknis perlombaan sebelum gelaran PON serta PEPARNAS 2028 dimulai.

Halaman:

Tags

Terkini

Model Terpanas Ivana Knoll Jebol gawang Inggris

Kamis, 4 Juni 2026 | 08:02 WIB