KONEKTIS juga merupakan bola pertama di UEFA Women’s EURO yang mengintegrasikan teknologi Connected Ball Technology, memungkinkan penggunaan data secara real-time untuk meningkatkan pengalaman pertandingan.
Baca Juga: Sumardji Santai Tanggapi Dugaan Main Mata Vietnam dan Myanmar di ASEAN Cup 2024
Teknologi ini mencakup sistem sensor gerak dengan frekuensi 500Hz, yang memberikan informasi pergerakan bola secara akurat kepada ofisial pertandingan.
Sensor ini, yang bekerja dengan baterai isi ulang, membantu mengoptimalkan keputusan dalam situasi kontroversial seperti handball atau penalti.
Dengan integrasi data pemain dan kecerdasan buatan, teknologi ini menjadi langkah maju dalam efisiensi dan akurasi proses pengawasan pertandingan.
Baca Juga: Susunan Pelatih Baru PBSI, Strategi Menuju Olimpiade 2028
Nadine Kessler, Direktur Sepak Bola Wanita UEFA, menyatakan bahwa KONEKTIS adalah simbol penting dalam perkembangan sepak bola wanita.
"Bola ini mencerminkan komitmen kami terhadap keunggulan di setiap aspek turnamen. Penggunaan Connected Ball Technology di turnamen ini akan menjadi momen bersejarah," ujarnya.
Sementara itu, kapten tim nasional Swiss, Lia Wälti, menjadi bagian dari peluncuran resmi bola ini di Stadion Ottmar Hitzfeld Arena, Gspon, lapangan sepak bola tertinggi di Eropa.
Baca Juga: Stadion Pakansari Jadi Kandang Timnas Indonesia di Semifinal ASEAN Cup 2024
“Swiss adalah rumah, keluarga, dan kedamaian bagi saya. Mengadakan turnamen di negara sendiri adalah sesuatu yang tidak pernah saya impikan saat kecil."
"Bermain di depan keluarga, teman, dan penggemar di tanah air saya adalah pengalaman yang luar biasa,” ungkap pemain Arsenal ini.***