SportlinkNews - Pebola voli putri asal Italia, Valentina Diouf, memutuskan untuk meninggalkan klubnya di kasta tertinggi Liga Voli Prancis, Volley Mulhouse Alsace, demi bergabung dengan Jakarta Electric PLN pada Proliga 2025.
Langkah ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Diouf merupakan salah satu pemain utama klub asal Prancis tersebut.
Keputusan Diouf untuk mengakhiri kontraknya sebelum musim berakhir rupanya berkaitan dengan kondisi fisiknya.
Baca Juga: Laga Reuni Skuad Malut United FC vs PSIS Semarang di Stadion Jatidiri
Pemain berusia 31 tahun itu mengalami cedera punggung sejak akhir musim lalu saat masih memperkuat LKS Commercecon Lodz di Liga Voli Polandia.
Cedera tersebut membuat performa Diouf menurun, sehingga ia merasa tidak bisa memberikan kontribusi maksimal bagi Volley Mulhouse Alsace.
Klub pun menghormati keputusan sang pemain untuk hengkang.
Baca Juga: Dikalahkan Dewa United, Pelatih Persis Solo: Kita akan Bangkit di Putaran Kedua
"Valentina Diouf direkrut untuk memberikan kontribusi ekstra mengingat tantangan besar musim ini," bunyi pernyataan resmi klub.
"Sayangnya, cedera punggung yang dialaminya pada akhir musim lalu tidak memungkinkannya kembali ke level optimal. Valentina telah memutuskan untuk berhenti."
Presiden Volley Mulhouse Alsace, Daniel Braun, mengungkapkan bahwa Diouf secara langsung menyampaikan keinginannya untuk mengakhiri kontrak.
Baca Juga: Hattrick Striker Persija Gustavo Almeida Jadi Kado HUT The Jakmania ke-27
Klub memilih tidak menghalangi keputusannya.
"Dia datang kepada saya pada hari Rabu untuk memberi tahu bahwa dia ingin mengakhiri kontraknya," ujar Braun, seperti dikutip dari Volleyball.it.