SportlinkNews - Pelatih Napoli, Antonio Conte, mengungkapkan kekecewaannya setelah Khvicha Kvaratskhelia, salah satu pemain andalannya, memutuskan hengkang di tengah musim ini.
Pemain asal Georgia yang dijuluki "Diego Maradona dari Georgia" itu semakin dekat dengan transfer ke Paris Saint-Germain (PSG).
Menurut laporan pakar transfer terkenal Italia, Fabrizio Romano, Kvaratskhelia telah menyepakati semua persyaratan kontrak yang ditawarkan oleh PSG.
Baca Juga: Putaran Kedua Liga 1 2024/2025 Jadi Momentum Pembuktian Striker Evandro Brandao
Kini, PSG hanya tinggal menyelesaikan negosiasi biaya transfer dengan Napoli sebelum kepindahan pemain berusia 23 tahun itu resmi diumumkan.
Keputusan Kvaratskhelia untuk pergi di tengah musim ini membuat Conte merasa kecewa.
Ia menyebut telah menjadikan pemain muda tersebut sebagai pusat strategi permainan Napoli sepanjang musim ini.
Baca Juga: Dua Striker Asing PSIS Bakal Ancam Gawang Persita
Namun, pilihan Kvaratskhelia untuk meninggalkan klub di tengah jalan membuat Conte harus kembali menyusun ulang timnya.
"Kvara meminta untuk dijual," ujar Conte seperti dikutip dari Goal Internasional.
"Klub memberi tahu saya, dan dia pun mengonfirmasi keinginannya."
Baca Juga: Jadwal Jumpa Pers Patrick Kluivert Hari Ini Bisa Dilihat Lewat Link Live Streaming
Pelatih asal Italia itu mengaku telah melakukan segala cara untuk mempertahankan Kvaratskhelia, termasuk menjadikannya bagian inti dari proyek jangka panjang Napoli.
Namun, usahanya tidak membuahkan hasil.
Artikel Terkait
Milan 1-1 Cagliari: Conceicao Mandek di Debut Serie A
Pedri Menolak Boikot Timnas Spanyol karena Dani Olmo
Mengulik Profil Dua Asisten Pelatih Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
Media Australia Soroti Patrick Kluivert , Bikin Cemas Socceroos
Conceicao: Milan Mengalami Babak Pertama Terburuk dalam 13 Tahun Saya sebagai Pelatih