"Dalam enam bulan terakhir, saya telah menempatkan dia di pusat proyek kami agar ia menyadari bahwa hal besar bisa dicapai di sini."
Baca Juga: Bagaimana Analisis Data Merevolusi Olahraga?
"Tapi ternyata, saya belum cukup meyakinkan dia untuk tetap bertahan," lanjut Conte.
Lebih jauh, Conte menyatakan bahwa ia tidak ingin memaksa seorang pemain yang tidak lagi memiliki motivasi untuk bertahan di klub.
"Saya tidak bisa menahan mereka yang tidak ingin bertahan. Musim panas lalu, saya mencoba meyakinkan dia, tapi akhirnya ini tetap menjadi pilihannya," tambahnya.
Baca Juga: Heboh Wanita Muda Bongkar Hubungan Intim dengan Pemain Liga Primer Inggris
Kvaratskhelia memang menjadi salah satu bintang paling bersinar di Liga Italia sejak bergabung dengan Napoli dari FC Dinamo Batumi pada musim panas 2022.
Dalam musim debutnya, ia sukses membawa Napoli meraih gelar Serie A pertama mereka dalam 33 tahun.
Hingga kini, pemain berjuluk Kvara itu telah mencatatkan 107 penampilan bersama I Partenopei, dengan kontribusi impresif berupa 30 gol dan 29 assist.
Baca Juga: Torino 1-1 Juventus: Nyonya Tua Gagalkan Keunggulan di Derby
Kepergian Kvaratskhelia diperkirakan akan menjadi tantangan besar bagi Napoli dan Antonio Conte, yang kini harus mencari cara untuk mengisi kekosongan di lini serang tim.
Sementara itu, PSG tampaknya semakin mendekati langkah besar untuk menambah amunisi berharga ke dalam skuad mereka.***
Artikel Terkait
Milan 1-1 Cagliari: Conceicao Mandek di Debut Serie A
Pedri Menolak Boikot Timnas Spanyol karena Dani Olmo
Mengulik Profil Dua Asisten Pelatih Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
Media Australia Soroti Patrick Kluivert , Bikin Cemas Socceroos
Conceicao: Milan Mengalami Babak Pertama Terburuk dalam 13 Tahun Saya sebagai Pelatih