Keputusan Rashford meninggalkan Manchester United tidak lepas dari kebijakan tegas yang diterapkan oleh Ruben Amorim.
Baca Juga: Menpora Dito Ariotedjo Berharap Kejuaraan Sepak Takraw di Daerah Kembali Digencarkan
Sejak terakhir kali bermain pada 12 Desember 2024 dalam laga Liga Europa melawan Viktoria Plzen, Rashford tidak lagi mendapatkan kesempatan untuk membela Manchester United.
Amorim disebut tidak puas dengan etos kerja sang pemain selama sesi latihan, yang akhirnya membuatnya dicoret dari skuad utama.
Sikap tegas Amorim ini juga dirasakan oleh para pemain Manchester United lainnya.
Baca Juga: Ini Dia, Tiga Calon Lawan Barcelona di Semifinal Copa Del Rey
Bek tengah asal Prancis, Leny Yoro, mengungkapkan bahwa Amorim menerapkan disiplin ketat dalam tim.
Menurutnya, sang pelatih menuntut anak asuhnya untuk berlatih dengan maksimal karena performa dalam latihan akan mencerminkan performa di pertandingan.
“Latihan sangat berat, tetapi itu penting,” ujar Yoro, dikutip dari 90min.
Baca Juga: Masuk Semifinal Copa Del Rey, Hansi Flick Bilang Barca Harus Bersikap Hati-Hati
Ia menjelaskan bahwa Amorim tidak akan mentoleransi pemain yang malas atau kurang serius dalam berlatih.
Pelatih asal Portugal itu menilai kedisiplinan dan kerja keras dalam latihan merupakan kunci utama untuk meraih kemenangan dan trofi.
Yoro juga menambahkan bahwa Amorim menegakkan aturan dengan ketat, termasuk dalam hal ketepatan waktu.
Baca Juga: Cody Gakpo: Penonton di Anfield Berikan Energi Ekstra Bagi The Reds
Pemain yang tidak menunjukkan dedikasi dalam latihan kemungkinan besar akan dikeluarkan dari skuad, seperti yang dialami oleh Rashford.
Artikel Terkait
Siwo Gelar Dialog Olahraga: Kontroversi Permenpora Nomor 14 Tahun 2024, Dicabut atau Revisi
Bintang Love Island Anna Vakili Ungkap Dapat Kiriman DM dari Pemain Arsenal
Fiorentina 3-0 Inter – Viola Bantu Napoli dan Masuk 4 Besar
Bagaimana Olahraga Membuka Pasar Baru untuk Merek-Merek Fashion Non-Olahraga
5 Pemain Bintang Barcelona Aca-acak Valencia