Mau Body Goal seperti Cristiano Ronaldo? Ternyata Begini Pola Latihan dan Makannya

Suryansyah, Sportlink News
- Rabu, 13 Maret 2024 | 12:30 WIB
Cristiano Ronaldo adalah salah satu pemain sepak bola yang berpenampilan paling bugar, berotot, dan kencang. (the sun)
Cristiano Ronaldo adalah salah satu pemain sepak bola yang berpenampilan paling bugar, berotot, dan kencang. (the sun)

SportlinkNews - Cewek mana yang tidak kepincut dengan Cristiano Ronaldo. Bodinya keren: berotot, kencang, atletis dan bugar. Bagaimana membentuk body goal seperti Ronaldo?

Tentu tidak gampang. Ada latihan dan diet yang dilakoni pemain asal Portugal itu. Pola makan pun tidak sembarang. Harus benar-benar yang lemah lemak. Latihan Cristiano Ronaldo juga rutin baik dengan beban atau tanpa beban. Dia juga mengatur istirahat yang cukup. 

Cristiano Ronaldo adalah salah satu pemain sepak bola yang berpenampilan paling bugar, berotot, dan kencang. Dia sebenarnya memiliki definisi otot yang lebih baik daripada David Beckham.

Baca Juga: Gagal Bikin Gol dari Jarak 2 Langkah, Ronaldo Terancam Dideportasi

Cristiano Ronaldo jelas bukan pemain biasa-biasa saja. Lantas, bagaimana cara dia berolahraga agar mendapatkan tubuh bugar, kencang, dan atletis?

Cristiano Ronaldo (nama lengkap Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro), seperti kebanyakan pemain di liga utama Inggris, mengikuti rezim pelatihan sepak bola yang ketat, lima hari seminggu.

Pesepakbola bisa menerima denda dan potongan gaji, serta ditempatkan di bangku cadangan, jika melewatkan sesi latihan. Namun, pemain yang berdedikasi juga akan melengkapi pelatihan tim dengan latihan tambahan, biasanya berupa variasi latihan beban.

Pesepakbola perlu menggabungkan semua elemen utama kebugaran – daya tahan, kekuatan, kecepatan, kelincahan, dan fleksibilitas.

Pelatihan sepak bola berlangsung selama kurang lebih tiga jam per hari, dan mencakup semua aspek ini, serta keterampilan permainan, taktik, permainan bola mati, dan permainan latihan.

Latihan Cristiano Ronaldo
Latihan Cristiano Ronaldo mengikuti pola yang mirip dengan latihan David Beckham, ditambah tentu saja aspek latihan khusus sepak bola.

Latihan di lapangan mencakup latihan interval intensif, dengan penekanan pada sprint dan akselerasi.

Fleksibilitas dan ketangkasan adalah keterampilan penting untuk membantu mencegah cedera.

Biasanya sprint akan diselingi dengan latihan beban tubuh, seperti: press up, sit up dan leg raise, dengan tambahan latihan plyometrik untuk mengembangkan kekuatan, seperti star jump, burpees dan jumping squat, box jump dan squat push.

Latihan beban umumnya terbatas pada membangun kekuatan atletik fungsional, yang berarti latihan beban gabungan: squat, deadlift, bench press, row, lateral raise, dan curl.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: jackedgorilla, motleyhealth

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Latihan Sprint Untuk Petinju, Begini Anjurannya

Selasa, 7 April 2026 | 09:50 WIB
X