Hanya 32 persen orang dewasa yang mencapai minimal 7.500 langkah per hari. Laporan menyarankan menambah 500 langkah ekstra, setara sekitar lima menit berjalan. “Bisa satu putaran lagi di lingkungan sekitar saat berjalan bersama anjing, atau sengaja jalan sebentar untuk beraktivitas,” kata Spence.
Baca Juga: Man City 1 Chelsea 1: Gol Telat Fernandez Untungkan Arsenal
Selain itu hanya 35 persen orang dewasa yang memenuhi rekomendasi latihan penguatan otot dua kali seminggu. 31 persen orang berusia 65 tahun ke atas melakukan latihan inti untuk menjaga keseimbangan dan postur tubuh.
“Kekuatan dan keseimbangan sangat penting untuk mempertahankan mobilitas dan mencegah jatuh, bukan hanya bagi lansia. Otot juga membantu mengatur metabolisme tubuh, meminimalkan risiko diabetes tipe 2/”
Latihan resistensi bisa dilakukan dengan mengangkat beban, sit-to-stand dari kursi, yoga, pilates, menggunakan bola keseimbangan, atau menari sambil bersenang-senang.
Baca Juga: Inter 3-1 Bologna: Super Nerazzurri Amankan Posisi Puncak Klasemen
Bersepeda atau berjalan kaki untuk naik transportasi umum juga termasuk aktivitas fisik. Sebanyak 46 persen orang dewasa melaporkan menggunakan transportasi aktif.
“Banyak manfaatnya, mulai dari menambah langkah harian, menjaga kesehatan jantung, hingga membantu lingkungan dengan mengurangi emisi karbon,” jelas Spence.
Menjadi sukarelawan di organisasi olahraga dan rekreasi setempat juga cara efektif untuk tetap aktif. Laporan menemukan sektor ini kekurangan sukarelawan karena hanya 45 persen kebutuhan yang terpenuhi.
Baca Juga: Gonzalo Garcia Menginspirasi Real Madrid Meraih Kemenangan Telak di Pertandingan Pertama Tahun 2026
“Ini mengkhawatirkan, terutama di komunitas pedesaan atau terpencil, karena program olahraga dan rekreasi tidak bisa berjalan tanpa sukarelawan,” jelasnya.
Laporan ParticipACTION menekankan peran pemerintah, organisasi olahraga nasional dan provinsi, serta perusahaan untuk mendorong masyarakat lebih aktif. Rekomendasi mencakup penyediaan meja berdiri di kantor, jadwal fleksibel untuk liga rekreasi, hingga desain lingkungan yang ramah pejalan kaki dan pesepeda.
“Kita juga perlu menyelaraskan kebijakan di berbagai strategi olahraga, rekreasi, dan aktivitas fisik Kanada, termasuk strategi transportasi aktif, visi bersama untuk meningkatkan aktivitas fisik dan mengurangi gaya hidup sedentari, serta kerangka rekreasi di Kanada.”
“Kalau strategi-strategi ini sejalan, misalnya terkait transportasi aktif, kita bisa merumuskan tindakan nyata. Hasilnya akan terasa langsung di masyarakat dan berdampak signifikan bagi warga Kanada secara individu.”
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)