Jay Idzes dan Kevin Diks menjadi palang pintu di jantung pertahanan, sedangkan Calvin Verdonk mengisi pos bek kiri.
Baca Juga: APO Gelar Demonstrasi di Kantor Kemenpora, Desak Cabut Permenpora Nomor 14 Tahun 2024
Perubahan besar tersebut justru memperlihatkan kualitas kedalaman skuad Garuda.
Tiga nama yang diturunkan di lini belakang bahkan berkarier di liga top Eropa.
Jay Idzes membela klub Serie A Italia, Kevin Diks bermain di Bundesliga Jerman, sementara Calvin Verdonk akan tampil di Ligue 1 Prancis.
Baca Juga: Piala Presiden 2026 Siap Jadi Piala FA Indonesia, Begini Penjelasan Erick Thohir
Kehadiran mereka memperlihatkan level pertahanan timnas yang semakin meningkat.
Meski sempat melakukan rotasi besar-besaran, barisan belakang Indonesia tetap tampil solid.
Laga kontra Lebanon pun berakhir dengan skor 0-0, menandai cleansheet kedua beruntun di bawah arahan Kluivert.
Baca Juga: Miliano Jonathans Ungkap Rasa Bangga Usai Debut Bersama Timnas Indonesia
Namun, catatan manis itu juga dibayangi kelemahan di lini depan.
Berbeda dengan saat melawan Taiwan, barisan penyerang Garuda gagal mencetak gol meski beberapa peluang tercipta.
Hasil imbang tersebut sekaligus menjadi evaluasi penting bagi sektor ofensif.
Secara keseluruhan, penerapan formasi empat bek memberi sinyal positif untuk masa depan timnas.
Pertahanan yang kokoh, ditopang oleh pemain berpengalaman di kompetisi elite Eropa, bisa menjadi modal penting menjelang Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Artikel Terkait
Jalani Latihan Perdana Andrew Jung Baru Ngeh Kalau Persib Klub Besar di Indonesia
Konkretkan Hasil Rakernas KONI 2025, KONI Pusat Bentuk Tim Kerja Penyempurnaan Permenpora No.14 Tahun 2024
Head to Head Persib vs Persebaya: Maung Bandung Masih Lebih Unggul dari Bajul Ijo
Timnas Calling: DPP Perbasi Panggil 24 Pemain untuk Pemusatan Latihan Menjelang SEA Games 2025 Thailand
Sepuluh Atlet Timnas 3x3 Putra Jalani Pemusatan Latihan SEA Games Thailand di GOR POPKI Cibubur