Ia menilai seluruh pemain Irak dalam kondisi terbaik, baik secara fisik maupun mental, untuk menghadapi laga pembuka tersebut.
Baca Juga: Manchester City Masuki Pasar Amerika Serikat, Gandeng Layanan Streaming Paramount+
“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah datang dan mendukung kami,” kata pelatih berusia 61 tahun itu.
“Kami sangat bersemangat untuk pertandingan besok."
"Babak penyisihan ini sangat penting bagi kami, dan kami sudah menunggu momen ini sejak lama. Sekarang kami 100 persen siap.”
Pernyataan Arnold ini menjadi sinyal bahaya bagi Timnas Indonesia, yang tengah berusaha bangkit setelah kekalahan tipis 2-3 dari Arab Saudi pada laga pertama.
Hasil tersebut membuat skuad Garuda besutan Patrick Kluivert wajib meraih kemenangan atas Irak untuk menjaga peluang lolos ke Piala Dunia 2026.
Situasi ini tentu menjadi tantangan berat bagi Jay Idzes dan kawan-kawan.
Baca Juga: Bojan Hodak: Penting Bagi Pemainnya Melakoni Laga yang Intens di Timnas Indonesia
Selain harus mengalahkan Irak, mereka juga perlu menunggu hasil laga lain antara Arab Saudi dan Irak untuk menentukan posisi akhir di klasemen Grup B.
Kesiapan Irak yang diklaim sudah “100 persen” menambah tekanan bagi Indonesia, yang membutuhkan performa terbaik di laga hidup-mati ini.
Dengan semangat tinggi dari kedua tim, duel antara Irak dan Indonesia diprediksi akan berlangsung sengit dan menentukan nasib keduanya di jalur menuju Piala Dunia 2026.
Artikel Terkait
Gubernur Sultra Melepas 52 Atlet ke PON Bela Diri 2025
Klasemen Play-off Piala Dunia 2026: Gol Sebelum Pertandingan, dan Wasit Fair Play
Pentingnya Fisioterapi untuk Atlet, Sebuah Bidang Ilmu Olahraga
Kekalahan di Jeddah Jadi Cermin: Timnas Butuh Arah Jelas Pasca Shin Tae-yong
Laskar Kie Raha Mengasah Kembali Keterampilan dan Kebugaran Pemainnya Selama Jeda Internasional