SportlinkNews - Timnas Indonesia mulai memanaskan mesin menuju agenda padat pertengahan tahun lewat pemusatan latihan yang digelar secara bertahap mulai 26 Mei mendatang.
Pelatih John Herdman menegaskan training camp kali ini bukan sekadar menjaga kondisi pemain, tetapi juga menjadi momen penting untuk mengevaluasi kekuatan skuad domestik sebelum memasuki turnamen regional.
Dalam sesi latihan terbaru, Herdman melibatkan pemain dari Persija U20 untuk membantu jalannya program latihan.
Baca Juga: Pep Guardiola Resmi Berpisah dengan Manchester City Tinggalkan 20 Trofi dalam Satu Dekade
Kehadiran para pemain muda tersebut dinilai memberi manfaat ganda, baik bagi tim pelatih maupun perkembangan pemain muda lokal.
"Malam ini kami beruntung memiliki pemain dari Persija U20. Saat bekerja di level internasional, pelatih tidak punya banyak waktu untuk melatih pemain secara langsung," katanya kepada media di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026
"Jadi sesi seperti ini penting untuk menghilangkan kekakuan, memastikan tempo latihan berjalan cepat, efisien, dan terorganisasi dengan baik."
Baca Juga: Indonesia Turunkan Sembilan Wakil di Singapore Open 2026
Pelatih asal Kanada itu mengakui dirinya menikmati proses latihan langsung di lapangan karena kesempatan bertemu pemain timnas sangat terbatas.
Menurutnya, jeda pertemuan yang bisa mencapai tiga bulan membuat setiap sesi latihan memiliki nilai penting dalam membangun kembali ritme permainan.
Meski melibatkan sejumlah pemain muda, Herdman menegaskan agenda kali ini belum difokuskan untuk proses seleksi besar-besaran.
Baca Juga: Jonatan dan Ubed Gugur di Perempat Final, Indonesia Pulang Tanpa Gelar di Malaysia
Ia menyebut kehadiran pemain muda lebih diarahkan untuk memberi pengalaman sekaligus membantu tim pelatih memantau perkembangan level kompetisi lokal.
"Saya bisa melihat perkembangan tim muda lokal dan itu bagus. Mereka adalah salah satu tim papan atas di Indonesia, jadi saya bisa melihat standar permainan mereka," imbuhnya.
Tim pelatih Timnas Indonesia sendiri telah menyusun program pemusatan latihan dalam dua tahap berbeda. TC pada Mei diprioritaskan untuk pemain domestik, sedangkan sesi Juni akan diisi mayoritas pemain diaspora yang merumput di Eropa.
Baca Juga: Seniman Tato Sibuk, Fans Arsenal Merayakan Gelar Pertama dalam 22 Tahun
Herdman menilai pemantauan pemain lokal menjadi langkah penting karena Indonesia dipastikan harus mengandalkan kekuatan domestik pada ajang AFF Championship mendatang.
Regulasi FIFA membuat sejumlah pemain yang bermain di Eropa berpotensi tidak bisa bergabung pada periode tersebut.
"Kami harus mengandalkan pemain domestik untuk AFF. Pemain Eropa kami tidak akan tersedia karena regulasi FIFA," tegasnya.
Baca Juga: Striker PSIM Deri Corfe Bertekad Menutup Musim dengan Hasil Manis
Karena itu, Herdman membuka peluang bagi pemain lokal yang tampil impresif selama pemantauan berlangsung untuk mendapatkan tempat pada training camp Juni.
Ia menyebut masih tersedia satu hingga dua slot tambahan dalam skuad berikutnya.
Selain fokus pada pemain yang sudah masuk pemusatan latihan, Herdman juga mengaku tetap memantau sejumlah nama lain yang tampil menonjol pada akhir musim kompetisi.
Baca Juga: Dewa United Bidik Kemenangan dari Bali United FC tapi Itu Tidak Mudah
Salah satu pemain yang disebutnya adalah Hanan, yang dinilai menunjukkan perkembangan positif meski belum masuk daftar pemain TC saat ini.
Setelah agenda Juni rampung, Timnas Indonesia dijadwalkan kembali menggelar dua tahap pemusatan latihan pada Juli sebagai bagian akhir persiapan menuju AFF Championship.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Dipastikan Pakai Komposisi Terbaik Lawan Oman dan Mozambik
Timnas Indonesia U-17 Tersingkir, Kurniawan Dwi Yulianto Pasang Badan
Fokus Fondasi Jangka Panjang, John Herdman Pilih Abaikan Pilar Senior Timnas Indonesia
Bek Timnas Indonesia Cetak Sejarah di Lille, Calvin Verdonk Tampil di Liga Champions
Harga Tiket Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik