Alhasil, Indonesia menutup laga dengan kemenangan 2-0 yang memberi kepercayaan diri tambahan jelang melawan Mali.
Sementara itu, Mali tampil impresif sejak awal turnamen.
Sesuai prediksi, mereka langsung menunjukkan dominasinya dengan menundukkan Uzbekistan 5-1 pada laga perdana.
Tidak berhenti di situ, Mali kemudian melanjutkan tren positif dengan kemenangan 4-2 atas Tajikistan.
Baca Juga: Keberuntungan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung Bikin Arema FC Kecewa
Catatan tersebut memperlihatkan betapa tajamnya lini serang tim asal Afrika itu.
Dengan performa yang meyakinkan tersebut, pertahanan Indonesia dipastikan mendapat ujian berat.
Namun, keputusan Nova melakukan rotasi sebelumnya diharapkan membuat para pemain lebih siap secara fisik maupun mental menghadapi laga krusial ini.
Baca Juga: Jalani Pekan yang Menyenangkan, Persija Kini Bersiap Hadapi Laga Penting Kontra Malut United FC
Pelatih Nova Arianto sendiri mengakui kualitas Mali.
Ia menyebut lawan kali ini sebagai tim kuat dengan postur, teknik, dan kemampuan individu yang komplet.
Meski begitu, ia menegaskan kepada anak asuhnya untuk tidak gentar menghadapi tantangan tersebut.
Baca Juga: Persis Solo Kembali Dikalahkan Persija, Peter de Roo: Kami Kalah karena Kesalahan Sendiri
“Yang pasti Mali tim hebat, kita bisa lihat di Piala Dunia U-17 sebelumnya mereka tampil sangat baik."