timnas

Garuda Pertiwi Gaspol! Timnas Putri Berangkat dengan Komposisi Terkuat ke SEA Games 202

Senin, 1 Desember 2025 | 23:59 WIB
Para pemain Timnas Putri Indonesia merayakan gol mereka atas Nepal di laga uji coba internasional FIFA Matchday 2025 di Stadion Maguwohardjo, Rabu, 26 November 2025. (PSSI)

SportlinkNews - Timnas Putri Indonesia akan terbang ke Thailand dengan skuat terbaiknya untuk menghadapi SEA Games 2025.

PSSI memastikan seluruh pemain kunci, termasuk para diaspora yang selama ini menjadi tulang punggung Garuda Pertiwi, siap memperkuat tim secara penuh.

Sempat muncul kekhawatiran terkait izin klub luar negeri karena SEA Games tidak masuk kalender FIFA, namun PSSI akhirnya berhasil mengamankan pelepasan pemain lewat komunikasi intensif dengan klub-klub Eropa, Amerika, dan Asia.

Baca Juga: Giovanni van Bronckhorst Masuk Bursa Pelatih Timnas Indonesia, Ini Rekam Jejak Gemilangnya

Dari total pemain abroad, sembilan merupakan diaspora yang berkarier di Eropa dan Amerika Serikat.

Mereka adalah, Iris de Rouw, Isabel Kopp, Emily Nahon, Felicia de Zeeuw, Katarina Stalin, Isabelle Nottet, Claudia Scheunemann, Isa Warps, dan Estelle Loupattij.

Satu nama lain, Viny Silfianus, menjadi satu-satunya pemain abroad dari Asia yang turut memperkuat tim.

Baca Juga: FIFA Finalisasi Agenda Piala Dunia 2026, Jadwal Laga Dirilis 6 Desember

Sebanyak 23 pemain putri dijadwalkan bertolak ke Thailand pada Selasa, 2 Desember 2025 pukul 09.30 WIB.

Keberangkatan lebih awal dilakukan untuk memberi waktu adaptasi dan mematangkan taktik jelang pertandingan perdana pada 4 Desember nanti.

Pada SEA Games edisi kali ini, Garuda Pertiwi tergabung di Grup A bersama Thailand dan Singapura. Laga melawan Thailand pada 4 Desember 2025, akan menjadi tantangan pertama Timnas. 

Baca Juga: ISS 2025 Kian Dekat, Sosialisasi Serentak di Dua Kota Disambut Meriah

Kemudian selang tiga hari kemudian, 7 Desember, timnas akan melakoni laga penyisihan grup terakhir melawan Singapura.

Dua tim teratas berhak melaju ke semifinal pada 14 Desember 2025, sebelum partai final dan perebutan perunggu berlangsung pada 17 Desember 2025.

Peta Persaingan

Di Grup A, tuan rumah Thailand diprediksi menjadi lawan terberat. Pasalnya, dalam enam pertemuan terakhir, Indonesia belum mampu meraih kemenangan. 

Baca Juga: Rizky Ridho Berpeluang Lampaui Lionel Messi di Ajang FIFA Puskas Award

Sebaliknya, rekor Garuda Pertiwi kontra Singapura jauh lebih positif, yakni lima kali menang dan hanya sekali kalah.

Laga melawan Singapura diperkirakan menjadi duel penentu perebutan satu tiket semifinal mendampingi Thailand, yang secara kualitas masih menjadi favorit lolos.

Dengan kekuatan penuh termasuk amunisi diaspora, Garuda Pertiwi menatap Thailand dengan optimisme baru. Mereka ditargetkan pemerintah membawa pulang medali perunggu.

Tags

Terkini