SportlinkNews - Polemik yang melibatkan sejumlah pemain diaspora Indonesia di kompetisi Eredivisie mendapat penjelasan resmi dari PSSI.
Federasi menegaskan bahwa status para pemain tersebut sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) telah sah dan tidak menyalahi aturan hukum di Indonesia.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, menyampaikan bahwa seluruh proses naturalisasi yang dijalani para pemain sudah sesuai prosedur. Ia memastikan tidak ada persoalan hukum yang mengikat para pemain saat memperkuat Timnas Indonesia.
Baca Juga: Start Meyakinkan! Phonska Plus Sikat Popsivo Tanpa Balas di Final Four
Beberapa nama seperti Dean James, Justin Hubner, dan Nathan Tjoe-A-On disebut telah resmi menjadi WNI dan membela Merah Putih secara sah.
Menurut Sumardji, keputusan para pemain diaspora untuk berganti kewarganegaraan bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk komitmen dan kecintaan terhadap Indonesia.
Ia menekankan bahwa pilihan tersebut juga membawa konsekuensi besar, termasuk kehilangan berbagai fasilitas di negara asal mereka.
"Menjadi WNI bukan hal sederhana. Mereka harus beradaptasi dengan aturan baru, termasuk soal izin tinggal dan bekerja di luar negeri," ujarnya dalam rilis resmi PSSI, Jumat, 3 April 2026.
Baca Juga: Ultimatum UEFA: Italia Terancam Dicoret dari Tuan Rumah Euro 2032
Di sisi lain, isu yang kini muncul di Belanda disebut bukan berkaitan dengan PSSI. Permasalahan yang dialami beberapa pemain, termasuk soal paspor dan izin kerja, murni berkaitan dengan regulasi domestik Belanda.
Selain tiga nama tersebut, pemain seperti Tim Geypens juga terdampak aturan tersebut. Mereka untuk sementara tidak dapat memperkuat klub karena kendala administratif, termasuk status kewarganegaraan yang berubah.
Sumardji menegaskan bahwa kondisi ini tidak akan memengaruhi status para pemain di Timnas Indonesia. Ia memastikan PSSI tetap mendukung para pemain yang tengah menghadapi situasi tersebut.
Baca Juga: Perombakan Ganda Putra, Dua Duet Baru Siap Diuji di Level Dunia
"Ini persoalan administratif di Belanda. Tidak ada kaitannya dengan status mereka di Timnas Indonesia," tegasnya.
PSSI juga mengapresiasi para pemain diaspora yang tetap menunjukkan profesionalisme dan dedikasi tinggi, baik saat memperkuat klub maupun ketika membela negara di level internasional.