Meski mereka mengajukan challenge, tayangan ulang tak kunjung muncul, dan wasit tetap mengesahkan poin untuk Pertamina.
Baca Juga: Lamine Yamal Resmi Jadi Duta Global Beats by Dre, Ikuti Jejak Lionel Messi dan Erling Haaland
Popsivo sempat memimpin 11-9, namun Pertamina segera membalikkan keadaan menjadi 15-13, salah satunya lewat block point Junaida Santi.
Popsivo mencoba bangkit lewat spike keras Amalia Fajrina yang menyamakan kedudukan menjadi 15-15.
Namun, spike Madison Rishel mengantar Pertamina unggul satu poin di technical timeout kedua.
Baca Juga: MotoGP Prancis: Duo Marquez Dominasi Sprint Race, Fermin Aldeguer Geser Fabio Quartararo
Setelah itu, Pertamina mulai unggul dalam permainan blok dan pertahanan.
Performa tangguh dari Nandita Ayu dan Eris Septia menjaga kestabilan tim hingga unggul 23-19.
Kesalahan attack dari Arsela memastikan set kedua menjadi milik Pertamina dengan skor 25-22.
Baca Juga: Arthur Irawan: Semua Orang Bisa Beropini, Tapi Cara Penyampaiannya Perlu Diperhatikan
Memasuki set ketiga, Pertamina tampil semakin percaya diri.
Mereka unggul 9-5 di awal set dan terus memperlebar jarak melalui serangan-serangan tajam dari Santi, Thompson, dan Yana Shcherban.
Blok mereka juga semakin efektif dalam meredam serangan Popsivo.
Baca Juga: Arthur Irawan Temukan Semangat Baru Lewat Olahraga Padel
Kesalahan dari pemain Popsivo, termasuk attack error dari Jessica Ann Mruzik dan bola potong gagal dari Sheila Bernadetha, membawa Pertamina pada championship point 24-15.
Artikel Terkait
Marselino Ferdinan Debut di Liga Inggris, Thom Haye Beri Apresiasi
Thom Haye Nilai TC di Bali Bikin Timnas Indonesia Lebih Fokus
Brilian! Fabio Quartararo Patahkan Rekor Lap Marc Marquez, Raih Pole Position GP Prancis
OKC Thunder Abis Tenaga, Kalah 104-113 di Perpanjangan Waktu Dari Nuggets di Gim 3 Semifinal Konferensi
Donovan Michell Bawa Cavaliers Menangkan Laga Krusial di Semifinal Konferensi