Komentar Jujur Kapten Red Sparks, Elisa Zanet Tidak Selevel Megawati

Suryansyah, Sportlink News
- Sabtu, 17 Mei 2025 | 10:42 WIB
Kapten Yeum Hye-seon sebut Megawati bukan sekadar pemain bola voli. (naversports)
Kapten Yeum Hye-seon sebut Megawati bukan sekadar pemain bola voli. (naversports)

Ketegangan memuncak ketika pelatih Koh Hee-jin secara resmi memperkenalkan Elisa Zanet sebagai bagian dari skuad.

Momen yang seharusnya menjadi awal dari babak baru justru ditandai absennya dua sosok penting: Yeum Hye-seon dan libero Nohran.

Keduanya terlihat di sebuah kafe bersama beberapa pemain senior lainnya, masih mengenakan jaket tim—namun dengan ekspresi yang dingin.

Baca Juga: Chelsea 1 Man Utd 0: Marc Cucurella Selamatkan Impian ke Liga Champions

Aksi diam ini pun memunculkan spekulasi. Apakah ini bentuk protes? Atau sinyal bahwa kepercayaan terhadap arah baru tim mulai luntur?

“Kami tak ingin menjadi bagian dari sesuatu yang kami sendiri tidak percayai,” ujar salah satu pemain.

Media Korea tak tinggal diam. Sorotan tajam pun mengarah ke manajemen tim. The Sports Times bahkan menyebut keputusan menggantikan trio legendaris—Megawati, Vanja Bukilic, dan Pyo Seung-ju—sebagai langkah yang sembrono.

Baca Juga: Dendam Belum Tuntas, Duel Ulang Chris Eubank Jr Vs Conor Benn Digelar 27 September

Pelatih Koh Hee-jin mencoba meyakinkan publik bahwa trio pengganti—Elisa Zanet, Wipawee Srithong, dan Park Eun-jin—akan membawa era baru Red Sparks. Namun bukan sambutan hangat yang datang, melainkan badai keraguan.

The Sports Times menulis tajam: “Red Sparks kehilangan kekuatan intinya. Mengganti mereka dengan pemain yang belum teruji bukanlah transisi—ini adalah perjudian berisiko.”

Zanet belum pernah bermain di Liga Korea, Wipawee memiliki riwayat cedera, dan meski Park Eun-jin menjanjikan, banyak pihak menilai ia belum siap mengemban tanggung jawab sebesar itu.

Baca Juga: Abang Eliano Reijnders Jadi Rebutan Manchester City dan Real Madrid

Simbol kehilangan juga terlihat dari nomor punggung. Nomor 8, yang selama dua musim terakhir dikenakan Megawati dan telah menjadi ikon dirinya di Red Sparks, hingga kini belum disentuh siapa pun.

Seolah menegaskan: secara fisik Megawati mungkin telah pergi, tapi auranya masih menyelimuti tim.

Yeum Hye-seon menutup pernyataannya dengan nada getir: “Saya tidak menolak Elisa karena dia pemain asing. Tapi karena dia datang menggantikan sosok yang tak tergantikan.”

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: The Sports Times

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X