Ketegangan memuncak ketika pelatih Koh Hee-jin secara resmi memperkenalkan Elisa Zanet sebagai bagian dari skuad.
Momen yang seharusnya menjadi awal dari babak baru justru ditandai absennya dua sosok penting: Yeum Hye-seon dan libero Nohran.
Keduanya terlihat di sebuah kafe bersama beberapa pemain senior lainnya, masih mengenakan jaket tim—namun dengan ekspresi yang dingin.
Baca Juga: Chelsea 1 Man Utd 0: Marc Cucurella Selamatkan Impian ke Liga Champions
Aksi diam ini pun memunculkan spekulasi. Apakah ini bentuk protes? Atau sinyal bahwa kepercayaan terhadap arah baru tim mulai luntur?
“Kami tak ingin menjadi bagian dari sesuatu yang kami sendiri tidak percayai,” ujar salah satu pemain.
Media Korea tak tinggal diam. Sorotan tajam pun mengarah ke manajemen tim. The Sports Times bahkan menyebut keputusan menggantikan trio legendaris—Megawati, Vanja Bukilic, dan Pyo Seung-ju—sebagai langkah yang sembrono.
Baca Juga: Dendam Belum Tuntas, Duel Ulang Chris Eubank Jr Vs Conor Benn Digelar 27 September
Pelatih Koh Hee-jin mencoba meyakinkan publik bahwa trio pengganti—Elisa Zanet, Wipawee Srithong, dan Park Eun-jin—akan membawa era baru Red Sparks. Namun bukan sambutan hangat yang datang, melainkan badai keraguan.
The Sports Times menulis tajam: “Red Sparks kehilangan kekuatan intinya. Mengganti mereka dengan pemain yang belum teruji bukanlah transisi—ini adalah perjudian berisiko.”
Zanet belum pernah bermain di Liga Korea, Wipawee memiliki riwayat cedera, dan meski Park Eun-jin menjanjikan, banyak pihak menilai ia belum siap mengemban tanggung jawab sebesar itu.
Baca Juga: Abang Eliano Reijnders Jadi Rebutan Manchester City dan Real Madrid
Simbol kehilangan juga terlihat dari nomor punggung. Nomor 8, yang selama dua musim terakhir dikenakan Megawati dan telah menjadi ikon dirinya di Red Sparks, hingga kini belum disentuh siapa pun.
Seolah menegaskan: secara fisik Megawati mungkin telah pergi, tapi auranya masih menyelimuti tim.
Yeum Hye-seon menutup pernyataannya dengan nada getir: “Saya tidak menolak Elisa karena dia pemain asing. Tapi karena dia datang menggantikan sosok yang tak tergantikan.”
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Melaju ke Piala Dunia Mini Football 2025 di Azerbaijan
Hasil Liga 1: Malut United Cukur PSIS 5-1, Yance Sayuri Cetak Hattrick
Xabi Alonso Beri Lampu Hijau untuk Target Transfer Pertama Real Madrid
Prediksi Final Piala FA, Crystal Palace Vs Manchester City: Kesempatan Terakhir Guardiola
Awalnya Sindir Timnas Indonesia, Sekarang Malaysia Panggil 10 Pemain Naturalisasi
Victoria Beckham Memukau dengan Gaun Basah Tembus Pandang, Tak Mau Kalah dengan Menantunya