SportlinkNews - New York Knick harus menghadapi kenyataan berat, bahwa mereka belum mampu bersaing dengan tim-tim papan atas Wilayah Timur di NBA musim ini.
Dengan rekor 0-5 melawan Boston Celtics dan Cleveland Cavaliers, dua tim teratas konferensi, Knicks menghadapi tantangan besar.
Mereka harus membuktikan diri bahwa mereka siap bersaing di level tertinggi.
Kedatangan Karl-Anthony Towns dan Mikal Bridges, awalnya diharapkan Knicks bisa menambah kekuatan mereka dan jadi ancaman serius bagi Celtics dan Cavaliers.
Baca Juga: Wilda Nurfadhilah Pensiun: Akhir Perjalanan Sang Ratu Voli Indonesia
Sayang sejauh ini, nyatanya, mereka masih kesulitan menembus dominasi kedua tim tersebut.
Kekalahan telak dari Boston Celtics 118-105 pada hari Minggu, 23 Februari 2025, menjadi bukti bahwa Knicks masih punya banyak pekerjaan yang harus dibenahi.
"Kami tidak mencoba untuk mengejar Boston Celtics, karena mereka adalah tim juara dengan para pemain bintang. Fokus kami ini adalah memastikan bahwa kami berada di posisi yang tepat di akhir musim," ucap guard Knicks Josh Hart.
Baca Juga: Adidas Predator Moments: Sepatu Legendaris dengan Sentuhan Beckham dan Zidane
Knicks baru saja mengalami dua kekalahan besar berturut-turut, termasuk kekalahan dengan selisih 37 poin dari Cleveland Cavaliers.
Dalam pertandingan melawan Boston, sempat tertinggal 27 poin di kuarter ketiga, mereka berusaha mengejar di kuarter keempat, sayang upaya itu tidak cukup.
Setelah kekalahan atas Celtics, Pelatih Knicks, Tom Thibodeau mengatakan bahwa lawanya itu adalah tim yang telah terbentuk dengan baik dan memiliki pengalaman lebih dalam bekerja sebagai unit.
"Mereka seperti mesin yang diminyaki dengan baik. Kami terus belajar dan berkembang," tukasnya.
Baca Juga: Langkah Manis Barcelona di Awal Tahun, Hansi Flick Menyamai Rekor Xavi
Salah satu kelemahan utama Knicks ada di pertahanan. Dalam pertandingan melawan tim-tim elit, mereka sering kali gagal menjaga konsistensi, terutama dalam menghadapi tim yang mengandalkan tembakan tiga angka seperti Boston.
"Anda bisa bertahan dengan baik di sepanjang pertandingan besar, tetapi satu kesalahan dalam beberapa menit saja, mereka bisa menghukum Anda," ungkap Thibodeau.
Karl-Anthony Towns terus menekankan bahwa proses perkembangan tim masih berjalan. "Kami masih membangun tim ini. Kami akan terus bekerja hingga postseason tiba," kata meyakinkan.
Baca Juga: Efisiensi Anggaran : PSSI Cari Dukungan Anggaran dari Private Sector
Knicks harus segera memperbaiki kekurangan mereka, bila benar-benar ingin bersaing di sisa musim reguler ini.
Mereka harus bisa menemukan kembali ritme merka untuk menjadi pesaing serius di Wilayah Timur.
Konsistensi pertahanan dan eksekusi strategi harus bisa menjadi kunci untuk menghadapi tantangan di sisa musim ini.
Artikel Terkait
Skuat Sudah Lengkap, NBA All Star 2025 Siap Digelar
Format Baru NBA All-Star Sukses? Mini Turnamen Buat Permainan Lebih Kompetitif
Langgar Aturan Anti-Narkoba NBA, Pemain Bucks Bobby Portis Diskors 25 Pertandingan
Mengenal Trombosis Vena di Bahu, Cedera yang Memaksa Wembanyama Absen dari NBA
Musim Wembanyama Berakhir, Spurs Harus Bidik Talenta Baru di NBA Draft