SportlinkNews - Padahal tinggal selangkah lagi Oklahoma City Thunder bisa meraih gelar NBA pertamanya, tapi kenyataannya Indiana Pacers belum habis.
Di bawah tekanan eliminasi di Final NBA 2025, Pacers justru tampil luar biasa di depan publiknya sendiri pada Gim 6 dan menyamakan kedudukan 3-3 di seri ini.
Mereka sukses memaksakan laga penentuan, Gim 7 dimainkan pada Minggu Malam, 23 Juni 2025, waktu setempat di Paycom Center, markas Thunder.
Kemenangan 108-91 ini tak hanya menjadi penyelamat musim Pacers, tetapi juga menambah daftar kejutannya di postseason. Dengan 10 kemenangan sebagai tim non-unggulan, terbanyak dalam 35 tahun terakhir.
Baca Juga: Ragnar Oratmangoen Pulih dari Cedera, Siap Perkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Tyrese Haliburton comeback di laga ini. Dia benar-benar mewujudkan janjinya untuk tampil sebagai jantung permainan untuk memberikan Pacers kemenangan.
Haliburton sempat diragukan akan tampil karena di Gim 5 sempat mengalami cedera betis. Tapi keinginannya ternyata lebih kuat dibandingkan nyeri cederanya.
Meski belum tampil 100 persen, tapi Haliburton mampu mencetak 14 poin dan lima assist dalam 23 menit sebelum diistirahatkan untuk pemulihan. Saat dia diistirahatkan, Pacers sudah unggul jauh saat paruh kedua dimulai.
Penampilannya yang menjadi perhatian adalah saat steal dan umpan no-looknya untuk Pascal Siakam yang berakhir dengan dunk. Itu memompa semangat tim dan penonton.
Baca Juga: PON Bela Diri 2025, Inovasi Berani yang Masih Butuh Kepastian Regulasi
Tak kalah krusial, trio cadangan T.J. McConnell, Obi Toppin, dan Ben Sheppard juga tampil memukau.
McConnell menghasilkan 12 poin, 9 rebound, 6 assist, dan 4 steal, sementara Toppin menyumbang 20 poin dan 4 three-point, menghukum pertahanan lemah Thunder.
Sedangkan Sheppard turut mengirim sinyal dengan three-point buzzer beater di akhir kuarter ketiga, yang membuat Pacers unggul 30 poin.
"Kalau kami tidak tampil maksimal malam ini, kami sudah pulang," kata McConnell. "Kami punya satu kesempatan lagi untuk memberikan segalanya."
Baca Juga: Botafogo Kalahkan PSG, Buka Peluang Besar Lolos 16 Besar Piala Dunia Antarklub 2025
Di sisi lain, Oklahoma City justru tampil buruk di malam terpenting mereka. Sang MVP, Shai Gilgeous-Alexander kali ini tampil di bawah formnya dengan 21 poin, 8 turnover, terbanyak di Final NBA dalam 40 tahun terakhir dan hanya dua assist.
Pahlawan Thunder di Gim 4, Jalen Williams kali ini juga hanya mampu menambah 16 poin dengan angka plus-minus terburuk di Final sejak 1997-98 (-40).
Entah mengapa Thunder tidak mampu menjawab agresivitas Pacers. Mereka kalah dalam semua aspek kunci, yakni rebound, turnover, tembakan tiga angka, dan intensitas.
Tim yang musim reguler lalu memenangkan 68 pertandingan itu seperti kehilangan arah, bahkan para starter mereka tidak dimainkan di kuarter keempat.
Baca Juga: Rahmat Arjuna Kembali Perkuat Timnas U23 Indonesia, Siap Buktikan Diri
"Kami tampil sangat buruk malam ini. Kami tidak berada di posisi yang seharusnya sepanjang laga. Kami harus jauh lebih baik di Game 7," kata pelatih Thunder, Mark Daigneault menegaskan.
Di laga penentuan akan jadi pertandingan yang sangat dinantikan. Karena di Gim 7 segalanya bisa terjadi.
Satu pertandingan akan menentukan hasil akhir yang bisa mengubah sejarah. Sebab, baik Indiana maupun OKC belum pernah meraih gelar juara sejak relokasi Thunder dari Seattle.
Digelarnya Gim 7 ini akan menjadi yang pertama di Final NBA sejak 2016, saat LeBron James dan Cavaliers mengukir sejarah melawan Golden State Warriors.
Baca Juga: Penampakan Seragam Aneh Real Madrid di Piala Dunia Antarklub
Jelang penentuan, sejauh ini, statistik berpihak pada Thunder yang memiliki rekor kandang 10-2 di playoff dan rata-rata kemenangan lebih dari 20 poin.
Tapi, Pacers tak boleh di remehkan, karena mereka telah menunjukkan sebagai tim yang tahan banting. Sejak reguler, hingga playoff, menyingkirkan Bucks, Cavaliers, hingga Knicks.
"Satu pertandingan lagi, dan tidak ada yang penting sebelum ini. Kami hanya harus menjalani ini dengan cara yang benar," ujar Haliburton.
Artikel Terkait
Final NBA 2025: Pergerakan Haliburton Sukses Dibatasi, Thunder Beri Perlawanan di Gim 2
Final NBA 2025: Janji Haliburton di Gim 3 Final NBA
Final NBA 2025: Tambah Keunggulan 2-1, Cadangan Pacers Mendominasi Thunder
Tergelincir di Kuarter Akhir, Pacers Kehilangan Momen Kemenangan di Gim 4 Final NBA
Bangkit atau Tersingkir: Gim 5 Final NBA Jadi Ujian Karakter Pacers