SportlinkNews - Kemenangan tipis Dewa United Banten atas RANS Simba Bogor pada Minggu malam, 25 Januari kemarin bukan sekadar soal angka di papan skor.
Tapi dibalik kemenangan 92-90 itu, ada satu momen personal yang menandai babak baru dalam perjalanan karier Rio Disi di IBL.
Masuk dari bangku cadangan, Rio tampil tanpa beban namun penuh determinasi. Selama 28 menit 34 detik berada di lapangan, ia menjelma menjadi sumber energi utama Dewa United dengan mencetak 27 poin.
Baca Juga: Bukan Sekadar Otot, Otak Juga Menentukan Berat-Ringan Olahraga
Total poin yang Rio ciptakan itu bukan hanya tertinggi di antara rekan setimnya malam itu, tetapi juga menjadi rekor pribadi sepanjang karier profesionalnya di liga.
Catatan tersebut melampaui torehan terbaik sebelumnya, yakni 26 poin saat masih berseragam West Bandits dalam laga melawan Satria Muda pada 16 Maret 2023.
Musim lalu bersama Dewa United, Rio sempat mendekati angka tersebut dengan mencetak 23 poin saat menghadapi Pacific pada 31 Mei 2025, namun baru kali ini ia benar-benar menembus batas tertingginya.
Baca Juga: Indonesia Turunkan 22 Wakil di Thailand Masters 2026, Alwi Farhan Jadi Sorotan Utama
Performa impresif Rio tercermin dari efisiensi tembakan. Ia memasukkan 10 dari 18 percobaan, termasuk empat kali sukses dari luar garis tiga angka.
Kontribusinya tidak berhenti di sektor skor, karena ia juga mencatatkan empat assist, tiga steal, dan dua rebound.
Tembakan tiga angka yang dilepaskannya pada sisa waktu 1 menit 46 detik menjadi penanda resmi lahirnya rekor baru tersebut, sekaligus menjaga asa Dewa United tetap hidup di menit-menit krusial.
Baca Juga: Bojan Hodak Buka Peran Layvin Kurzawa dan Dion Markx
Rio mengakui bahwa kebebasan bermain menjadi kunci penampilannya. Bermain tanpa tekanan membuatnya mampu menikmati setiap penguasaan bola dan membaca permainan dengan lebih jernih.
Dari bangku cadangan, ia justru menemukan ritme yang membawanya pada malam terbaik sepanjang kariernya.
Menariknya, pencapaian ini hadir hanya 11 hari setelah Rio menembus 1.000 poin sepanjang kariernya di IBL. Musim ini pun terasa semakin spesial baginya.
Baca Juga: Hasil Super League: Alex Martins Borong Seluruh Gol Kemenangan Dewa United Versus Arema FC
Dari lima pertandingan yang sudah dijalani, Rio telah tiga kali mencetak double digit points, menunjukkan peran yang kian stabil dalam rotasi tim.
"Senang bisa membantu tim dari bench," ujar Rio usai pertandingan. Ia menekankan bahwa kebebasan bermain menjadi kunci performanya. "Saya bersyukur karena bisa bermain tanpa tekanan. Itu yang paling penting."
Pelatih Dewa United, Agusti Julbe Bosch, menilai performa Rio sebagai buah dari konsistensi yang terus dibangun.
Baca Juga: Arsenal Alami Krisis Mental dan Kepemimpinan Saat Dibungkam Manchester United
Ia menekankan bahwa kontribusi pemain lokal menjadi elemen penting dalam kekuatan tim, dan berharap Rio mampu mempertahankan level permainannya di laga-laga berikutnya.
"Bagi saya, yang terpenting adalah konsistensi. Selamat untuk Rio. Saya berharap dia bisa terus stabil, karena banyak pemain lokal kami yang juga memberikan kontribusi besar," tambahnya.
Sepanjang kiprahnya di IBL, Rio telah empat kali menorehkan lebih dari 20 poin dalam satu pertandingan. Khusus musim ini, ia sudah mencatatkan tiga kali double digit points dari lima laga.
Artikel Terkait
Dewa United Banten Resmi Kenalkan Pelatih Barunya dari Spanyol, Siap Bersaing di IBL dan BCL Asia
Tantangan Berat Dewa United Banten di Laga IBL dan BCL Asia East Musim Depan
IBL GoPay 2026 Resmi Dimulai, Duel Dewa United Banten vs Pelita Jaya Basketball Jadi Laga Pembuka
Dewa United Banten Bikin Kejutan, Jungkirkan Hangtuah yang Sempat Unggul 24 Poin
Bawa Dewa United Bangkit Melawan Hangtuah, Rio Disi Masuk dalam 1.000 Points Club