Indonesia Turunkan 22 Wakil di Thailand Masters 2026, Alwi Farhan Jadi Sorotan Utama

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Senin, 26 Januari 2026 | 23:02 WIB
Tunggal Putra Indonesia, Alwi Farhan saat tampil di final Indonesia Master 2026. Alwi melangkah ke turnamen selanjutnya, Thailand Masters 2026, dengan kepercayaan diri tinggi. (PBSI)
Tunggal Putra Indonesia, Alwi Farhan saat tampil di final Indonesia Master 2026. Alwi melangkah ke turnamen selanjutnya, Thailand Masters 2026, dengan kepercayaan diri tinggi. (PBSI)

SportlinkNews - Indonesia mengirim kekuatan besar ke Thailand Masters 2026. Total 22 wakil Merah Putih siap turun di ajang Super 300 yang digelar di Nimibutr National Stadium, Bangkok, pada 27 Januari hingga 1 Februari mendatang.

Sorotan utama tertuju pada Alwi Farhan. Pebulutangkis muda asal Surakarta itu datang ke Thailand dengan status juara Indonesia Masters 2026 (Super 500), membawa kepercayaan diri tinggi sekaligus beban ekspektasi. 

Thailand Masters menjadi panggung berikutnya bagi Alwi untuk menunjukkan bahwa gelar di Istora bukan sekadar momen sesaat, melainkan bagian dari konsistensi yang tengah dibangunnya.

Baca Juga: Bojan Hodak Buka Peran Layvin Kurzawa dan Dion Markx

Pada laga pembuka, Alwi akan melakoni cerita lama yang belum sepenuhnya usai. Ia akan kembali berhadapan dengan Hu Zhe An (China), rival yang sudah dikenalnya sejak level junior. 

Rekam jejak pertemuan keduanya cukup panjang, dimulai dari Kejuaraan Asia Junior 2023 hingga berbagai ajang beregu dan individual setelahnya.

Dari lima pertemuan resmi, Alwi memenangi empat laga. Dua di antaranya bahkan terjadi di partai puncak, yakni final Kejuaraan Dunia Junior 2023 serta final Kejuaraan Beregu Campuran Asia 2025.

Baca Juga: Hasil Super League: Alex Martins Borong Seluruh Gol Kemenangan Dewa United Versus Arema FC

Pada duel terakhir, Alwi menang meyakinkan 21-15, 21-13.

Namun, duel kali ini berpotensi menghadirkan nuansa berbeda. Kekalahan demi kekalahan setelah berjumpa Alwi membuat grafik Hu Zhe An menurun tajam. 

Sebelumnya, Juara Dunia Junior 2024 itu tampil impresif dengan menumbangkan nama-nama besar seperti Lakshya Sen dan Loh Kean Yew di King Cup 2024, serta Lee Chia Hao, Lee Cheuk Yiu, dan Yushi Tanaka di Kejuaraan Beregu Asia 2025.

Baca Juga: Arsenal Alami Krisis Mental dan Kepemimpinan Saat Dibungkam Manchester United

Tapi sejak kekalahan dari Alwi, Hu kerap tersingkir lebih awal, bahkan di turnamen level Super 100. Namun, justru ledakan motivasi itu yang harus diwaspadai oleh Alwi. 

Indonesia tidak hanya bertumpu pada Alwi di sektor tunggal putra.

Empat pemain lain juga dijadwalkan tampil, yakni Prahdiska Bagas Shujiwo, Muhamad Yusuf, Moh Zaki Ubaidillah, dan Yohanes Saut Marcellyno, yang semuanya berupaya mencuri perhatian di awal musim.

Baca Juga: PP ALTI Gelar Rapat Kerja Perdana, Fokus Keamanan dan Pengembangan Atlet

Sementara pemain senior Anthony Sinisuka Ginting sudah ditarik keikutsertaannya dari turnamen ini. Ginting fokus pada pemulihan cedera pinggangnya. 

Dari sektor ganda putra, finalis Indonesia Masters 2026 Raymond Indra/Nikolaus Joaquin kembali turun dengan status unggulan dua.

Mereka hanya berada satu tingkat di bawah pasangan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana yang menempati unggulan pertama. 

Baca Juga: Sadar Peta Persaingan Asia, Timnas Futsal Indonesia Pilih Pendekatan Realistis

Selain itu, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat serta Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi turut memperkuat barisan ganda putra Indonesia.

Di tunggal putri, Komang Ayu Cahya Dewi menjadi tumpuan utama karena satu-satunya wakil yang langsung lolos ke babak utama. 

Tiga nama lain, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, Thalita Ramadhani Wiryawan, dan Mutiara Ayu Puspitasari harus memulai perjuangan dari kualifikasi, menandai langkah awal mereka di musim kompetisi 2026.

Baca Juga: Lampaui Target, Indonesia Finis Runner Up di ASEAN Para Games 2025

Sektor ganda putri juga menarik perhatian dengan hadirnya dua kombinasi anyar, Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu serta Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Mereka akan menemani dua ganda Merah Putih lainnya yang masuk dalam daftar unggulan. 

Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari adalah unggulan kelima. Sedangkan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, unggulan keenam. 

Baca Juga: Kepercayaan Diri Seluruh Kontestan Piala Asia Futsal 2026

Sementara itu, di ganda campuran, mundurnya Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu mengubah peta persaingan.

Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah naik ke posisi unggulan empat dan akan menghadapi pasangan China, Zhu Yi Jun/Li Qian. 

Mereka akan ditemani oleh empat ganda lainnya, yakni INA Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianto yang akan menghadapi wakil Malaysia, Liew Xun/Ho Lo Ee.

Baca Juga: Roma 1-1 Milan: Allegri Memberikan Penegasan

Lalu pasangan gado-gado Singapura/Indonesia, Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja yang akan bertemu ganda Taipei Wu Guan Xun/Lee Chia Hsin.

Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, unggulan keenam akan berduel dengan Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai (Thailand) dan Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana akan menantang Akira Koga/Natsu Saito (Jepang). 

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X