SportlinkNews - Keseruan terjadi pada laga antara Dewa United Banten melawan Rans Simba Bogor, di Dewa United Arena, Minggu malam (25/1/2026).
Rans Simba yang berusaha bangkit dari keterpurukkan terpaksa gigit jari dan harus menerima kekalahan dengan skor 92-90. Ini menjadi catatan buruk Rans dengan rekor 1-3.
Sementara hasil ini membuat Dewa United tetap di puncak klasemen sementara IBL GoPay 2026 dengan rekor 5-1.
Baca Juga: Panen Medali dan Rekor Dunia, Ketum KONI Pusat Puji Pembinaan Akar Rumput PABSI
Situasi menegangkan terjadi pada sisa 41 detik kuarter keempat, dimana Donell Cooper II berhasil menyamakan skor 90-90.
Situasi ini tentu saja membuat semua orang di Dewa United Arema menjadi tegang, sekaligus dimulainya drama menegangkan yang membuat penonton tertegun sejenak.
Pelatih Dewa United, Augusti Julbe Bosch sempat melakukan protes berujung technical foul.
Baca Juga: Pelita Jaya Masih Perkasa di Puncak Klasemen IBL 2026 Pekan Ketiga
Ini menjadi technical foul keduanya di laga ini, yang membuat pelatih asal Spanyol tersebut harus keluar dari pertandingan (ejected).
Situasi tersebut gagal di manfaatkan Rans. Di detik-detik terakhir, Donell Cooper melepaskan floater saat laga tersisa 0,2 detik, sekaligus menjadi poin kemenangan mereka.
Rio Disi yang muncul dari bangku cadangan tampil apik dengan kontribusi 27 poin, empat assist, dan tiga steal. Sementara Donell Cooper menyelesaikan laga dengan 24 poin, sembilan rebound, 10 assist, dan tujuh steal.
Joshua Ibarra melengkapi daftar melalui double-double dengan kombinasi 19 poin 10 rebound.
Di kubu Rans, lima pemain intinya mencetak double digit points, antara lain Kenyon Joseph Buffen (23 poin), Aaron Fuller (21 poin), Jabari Narcis (17 poin), Surliyadin (15 poin), dan Reggie Mononimbar (11 poin).
Artikel Terkait
Dewa United Banten Bikin Kejutan, Jungkirkan Hangtuah yang Sempat Unggul 24 Poin
Bawa Dewa United Bangkit Melawan Hangtuah, Rio Disi Masuk dalam 1.000 Points Club
IBL 2026 Baru Saja Mulai Tapi Brian Rowsom Mundur sebagai Pelatih Rans Simba Bogor
Dewa United Tundukkan Pacific Caesar, Penguasaan Bola Jadi Masalah Bagi Skuat Surabaya