Drama Batas 65 Gim: Doncic dan Cunningham Diselamatkan, Edwards Terhenti

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 17 April 2026 | 22:04 WIB
 Bintang Pistons Cade Cunningham (kanan) dan bintang Lakers Luka Doncic sama-sama memenuhi syarat untuk bersaing memperebutkan penghargaan NBA tahunan musim ini. Banding mereka diterima. (NBA)
Bintang Pistons Cade Cunningham (kanan) dan bintang Lakers Luka Doncic sama-sama memenuhi syarat untuk bersaing memperebutkan penghargaan NBA tahunan musim ini. Banding mereka diterima. (NBA)

SportlinkNews - NBA akhirnya memberikan kejelasan terkait polemik batas minimum pertandingan untuk kelayakan penghargaan tahunan pada musim reguler 2025-2026.

Lewat kesepakatan bersama National Basketball Players Association, dua bintang muda, Luka Doncic dan Cade Cunningham, resmi tetap masuk dalam daftar kandidat award meski tidak memenuhi ambang 65 gim.

Keputusan ini diambil melalui klausul "extraordinary circumstances" dalam CBA, yang memberi ruang bagi pemain dengan kondisi khusus.

Baca Juga: Bertandang ke Kandang Arema FC, Skuat Persis Solo Siap Menjauh dari Zona Merah

Doncic, yang membela Los Angeles Lakers, hanya tampil dalam 64 pertandingan setelah sempat absen karena alasan keluarga dan cedera hamstring di akhir musim.

"Saya berterima kasih kepada NBPA yang telah membela saya dan kepada NBA atas keputusan yang adil. Musim ini sangat istimewa bagi saya dan tim," ujar Doncic.

Performa pemain asal Slovenia itu tetap impresif. Ia keluar sebagai top skor liga dengan rata-rata 33,5 poin per gim, sekaligus masuk radar kuat MVP dan All-NBA musim ini dengan perolehan perolehan 7,7 rebound, 8,3 asis, dan akurasi tembakan 47,6 persen.

Baca Juga: Hasil Super League: Madura United Mempermalukan Persebaya di Derby Suramadu

Situasi serupa dialami Cunningham bersama Detroit Pistons. Ia mencatat 63 pertandingan setelah sempat menepi akibat kolaps paru-paru pada Maret.

Absennya selama 12 gim tak menghalangi kontribusi besarnya dalam membawa Pistons finis sebagai unggulan teratas.

"NBA dan NBPA sepakat bahwa, dengan mempertimbangkan keseluruhan keadaan, masing-masing pemain memenuhi syarat untuk penghargaan berdasarkan ketentuan luar biasa," tulis pernyataan resmi liga.

Baca Juga: Presiden FIFA Pastikan Iran Tetap Berlaga di Piala Dunia 2026

Musim ini merupakan salah satu musim terbaik Cunningham di NBA. Ia membuat rata-rata 23,9 poin, 9,9 asis, dan 5,5 rebound pada musim ini.

Serja berjasa atas pencapaian Pistons (60-22) sebagai unggulan pertama dan juara divisi untuk pertama kalinya setelah 18 tahun. Dengan catatan itu, Cunningham pun berpeluang meraih All-NBA pada musim ini.

Namun, kebijakan ini tidak berlaku bagi Anthony Edwards. Guard Minnesota Timberwolves itu harus menerima kenyataan pahit setelah pengajuan bandingnya ditolak.

Baca Juga: Water Break PSSI Pers: Refleksi 96 Tahun PSSI Menuju Panggung Dunia

Edwards hanya bermain 60 gim musim ini akibat cedera lutut yang membuatnya absen di fase krusial.

"Kami menghargai upaya banding dari NBPA. Secara pribadi kami cukup bingung dengan keputusan ini, tetapi pada akhirnya Ant tidak mempermasalahkan penghargaan," kata perwakilan Edwards.

Meski tersingkir dari perburuan award, fokus Edwards tak berubah.

Baca Juga: Menghitung Hari di Camp Nou, Wojciech Szczesny Isyaratkan Segera Akhiri Karier

Ia tetap mengarahkan bidikan pada target utama, yakni membawa Timberwolves melangkah jauh di playoff. Minnesota sendiri akan menghadapi Denver Nuggets di putaran pertama.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: nba.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X