SportlinkNews - Duel sengit antara New York Knicks dan Atlanta Hawks dipastikan kembali memanas pada Gim 3 putaran pertama playoff NBA 2026, Kamis, 23 April waktu setempat.
Setelah bangkit dramatis di Gim 2, Hawks kini berupaya memanfaatkan keunggulan kandang untuk memimpin seri 2-1.
Pertandingan di State Farm Arena menjadi krusial, mengingat Atlanta tampil impresif di kandang dengan memenangi 14 dari 15 laga terakhir musim reguler.
Baca Juga: Tiga Kali Beruntun Absen di Piala Dunia, Buffon Bedah Borok Kegagalan Italia
Namun, Knicks bukan tanpa modal, setelah sempat mencuri kemenangan tandang penting dalam perjalanan playoff musim lalu.
Dalam laga ini, kontribusi pemain cadangan menjadi pembeda nyata dalam dua gim awal.
Saat Jalen Brunson berada di bangku cadangan pada Gim 1, Knicks masih mampu unggul. Namun situasi berbalik di Gim 2, ketika mereka justru kehilangan momentum.
Baca Juga: Donald Trump Minta FIFA Tunjuk Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
Minimnya produksi poin dari unit kedua menjadi sorotan, terutama saat Karl-Anthony Towns juga tidak berada di lapangan. Pelatih Mike Brown kemungkinan akan menambah menit bermain para pemain inti untuk menjaga stabilitas permainan.
Di kubu Hawks, Jonathan Kuminga tampil sebagai faktor pembeda. Setelah tampil biasa saja di gim pertamanya, ia meledak dengan 19 poin di Game 2, sekaligus memberi kontribusi penting di sektor pertahanan.
Sementara itu, Knicks dikenal sebagai salah satu tim dengan eksekusi akhir serangan terbaik di liga. Namun dalam dua gim awal seri ini, efektivitas mereka justru menurun drastis di momen krusial.
Baca Juga: Pakai Analogi Pistol, Bojan Hodak Tegaskan Persib Bebas Tekanan Juara
Persentase tembakan efektif Knicks dalam tujuh detik terakhir shot clock hanya 30,4 persen, jauh di bawah performa mereka di awal serangan. Kondisi ini membuat serangan sering berujung pada tembakan sulit, seperti yang dialami Josh Hart di akhir Gim 2.
Sebaliknya, Hawks tampil lebih disiplin dalam bertahan, dengan Nickeil Alexander-Walker menjadi salah satu pemain yang efektif meredam penetrasi Brunson tanpa melakukan pelanggaran.
Salah satu penyesuaian yang dinantikan adalah optimalisasi peran Towns di area post. Meski memiliki keunggulan fisik, ia baru melakukan empat percobaan post-up dalam dua gim pertama.
Baca Juga: Legenda Brasil Ramal AC Milan Bakal Menggila Musim Depan
Hawks kerap menurunkan pemain dengan postur lebih kecil seperti Kuminga atau Mouhamed Gueye untuk menjaganya.
Situasi ini seharusnya bisa dimanfaatkan Knicks untuk membuka ruang serangan, baik melalui poin langsung maupun distribusi bola ke perimeter.
Jika Towns mampu lebih agresif di area dalam, hal itu berpotensi mengubah dinamika permainan dan memberi Knicks opsi serangan yang lebih variatif.
Artikel Terkait
Momen Bersejarah Menanti, Peluang Besar LeBron dan Bronny Bermain Bersama di Playoff NBA 2026
Debut Menggigit Duet Asing Baru, Sinyal Positif Satria Muda Bandung Menuju Playoff
Gillenwater Menggila, Dewa United Tembus Zona Playoff Usai Tekuk Hangtuah
Playoff NBA 2026 Dimulai, Cavaliers hingga Lakers Rebutan Gim 1
Mitchell-Harden Menggila, Cavaliers Kuasai Raptors dan Unggul 2-0 di Playoff