SportlinkNews - Minnesota Timberwolves memastikan langkah ke semifinal Wilayah Barat usai menyingkirkan Denver Nuggets lewat kemenangan meyakinkan 110-98 pada Gim 6 di Target Center, Kamis malam, 30 April waktu setempat.
Kemenangan ini sekaligus menegaskan dominasi Timberwolves sepanjang seri, terutama lewat pertahanan solid yang mampu meredam dua bintang utama Nuggets, Nikola Jokic dan Jamal Murray.
Keduanya gagal tampil pada level terbaik, sesuatu yang jarang terjadi di panggung playoff.
Baca Juga: Aksi Nyentrik Lewis Hamilton Kenakan Penampilan Saint Laurent di Paddock Grand Prix F1 Miami
Pelatih Minnesota, Chris Finch, mengungkapkan timnya memanfaatkan situasi menjelang playoff sebagai bahan bakar motivasi. Timberwolves merasa "dipilih" oleh Denver sebagai lawan, dan menjadikannya sebagai tantangan personal.
"Kami menjadikannya motivasi. Para pemain siap menghadapi itu," katanya.
Sorotan utama jatuh pada Jaden McDaniels yang tampil luar biasa di laga penentu. Ia bukan hanya menjadi top skor dengan 32 poin, tetapi juga sukses meredam pergerakan Murray.
Baca Juga: Pengamat: Laga Penentuan! Indonesia Butuh Kejutan untuk Tumbangkan Korea
Penampilan tersebut dilengkapi dengan 10 rebound, menjadikannya salah satu performa terbaik dalam kariernya.
Tak hanya McDaniels, kontribusi pemain pelapis juga menjadi pembeda. Di tengah badai cedera yang membuat sejumlah pilar absen, Timberwolves justru mampu tampil kolektif.
Terrence Shannon Jr. yang secara mengejutkan turun sebagai starter mencuri perhatian dengan 24 poin, sekaligus menjadi motor serangan lewat penetrasi agresif ke area paint.
Baca Juga: Video Game MotoGP 2026 Telah Dirilis dengan Fitur Baru yang Lebih Impresif
Minnesota bahkan mencatat rekor sebagai tim pertama dalam sejarah playoff NBA yang mampu menang tanpa tiga pemain dengan rata-rata dua digit poin di seri tersebut.
Adaptasi strategi Finch, termasuk penggunaan formasi big line-up, terbukti efektif meredam permainan Denver.
Sebaliknya, Nuggets harus menerima kenyataan pahit tersingkir lebih awal. Setelah menutup musim reguler dengan 12 kemenangan beruntun, performa mereka justru menurun drastis di playoff.
Baca Juga: Sempat Kena Amuk Bojan Hodak, Marc Klok Bangga Persib Tunjukkan Mental Juara
Jokic pun mengakui kekecewaan tim, meski menolak menyalahkan pelatih.
"Ini tanggung jawab kami sebagai pemain," katanya.
Di sektor pertahanan, peran Rudy Gobert juga tak kalah penting. Center asal Prancis itu tampil dominan dengan 10 poin, 13 rebound, dan delapan assist, sekaligus menjadi tembok utama dalam membatasi pengaruh Jokic.
Artikel Terkait
Magic di Atas Angin, Pistons Berjuang Hidup di Gim 5 Playoff NBA 2026
Playoff NBA 2026: Rockets Jaga Asa Comeback, Lakers Dipaksa Mainkan Gim 6
Playoff NBA 2026: Raptors Terancam Tersingkir, Cedera Barnes-Ingram Jadi Pukulan Berat
Pistons Bangkit! Duel Epik Cunningham-Banchero Warnai Gim 5 Playoff
Gim 6 playoff Celtics vs Sixers, Jadi Duel Joel Embiid vs Nikola Vucevic