Pistons Bangkit! Duel Epik Cunningham-Banchero Warnai Gim 5 Playoff

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Kamis, 30 April 2026 | 18:44 WIB
 Guard Detroit Pistons Javonte Green (31), guard Ausar Thompson (9), dan forward Orlando Magic Tristan da Silva (23) berebut bola pantul pada babak kedua di Kia Center. (PBSI)
Guard Detroit Pistons Javonte Green (31), guard Ausar Thompson (9), dan forward Orlando Magic Tristan da Silva (23) berebut bola pantul pada babak kedua di Kia Center. (PBSI)

SportlinkNews - Duel panas tersaji saat Detroit Pistons menundukkan Orlando Magic dengan skor 116-109 pada Gim 5 playoff NBA, Rabu, 29 April waktu setempat.

Kemenangan ini menjaga asa Pistons sekaligus menunda langkah Magic yang sebelumnya unggul dalam seri.

Sorotan utama jatuh pada pertarungan dua bintang muda, Cade Cunningham dan Paolo Banchero, yang sama-sama tampil luar biasa dengan mencetak 45 poin.

Baca Juga: Prediksi Semifinal Liga Europa: Nottingham Forest vs Aston Villa

Duel keduanya menghadirkan nuansa klasik, mengingatkan pada pertarungan legendaris di sejarah playoff NBA.

Detroit tampil dengan mentalitas tanpa kompromi sejak awal. Mereka langsung menekan dan unggul cepat dua digit dalam beberapa menit pertama.

Meski sempat didekati hingga selisih tipis di paruh kedua, Pistons mampu menjaga keunggulan berkat konsistensi permainan hingga akhir laga.

Baca Juga: Seharusnya Penalti – Diego Simeone Bereaksi Terhadap Kontroversi VAR Pertandingan Atletico Madrid vs Arsenal

Cunningham menjadi motor utama permainan dengan kombinasi agresivitas dan kontrol yang matang. Ia tampil nyaris tanpa cela di momen krusial, sekaligus memastikan timnya tidak kehilangan momentum saat Magic mencoba bangkit.

"Hanya mentalitas yang tak pernah ragu. Tetap agresif sepanjang pertandingan," ujar Cunningham.

Selain Cunningham, kontribusi penting datang dari Tobias Harris yang mencetak 23 poin, serta Jalen Duren yang tampil solid di paint area. Ausar Thompson juga berperan besar lewat kerja defensif dengan 15 rebound, lima steal, dan dua blok.

Baca Juga: Aturan Baru dan Tidak Biasa untuk Piala Dunia 2026: Pemain yang Menutupi Mulutnya Akan Diberi Kartu Merah

Di kubu Magic, masalah mendasar justru muncul dari detail kecil yang berdampak besar.

Tim asuhan Jamahl Mosley kalah jauh dalam rebound dan gagal memaksimalkan peluang dari garis lemparan bebas, dua faktor yang akhirnya menjadi pembeda.

Banchero sendiri tampil impresif, terutama di kuarter keempat dengan tambahan 18 poin. Namun minimnya dukungan, termasuk absennya Franz Wagner akibat cedera, membuat Magic kesulitan membendung laju Pistons.

Baca Juga: Hasil Super League: Persita Bungkam PSIM Yogya, Cahya Supriadi Lakukan Penyelamatan Penalti

Kemenangan ini memaksa seri berlanjut ke Gim 6 yang akan digelar di kandang Magic.

Pistons kini membawa momentum sekaligus kepercayaan diri untuk memperpanjang seri, sementara Orlando berada di bawah tekanan untuk segera mengunci kemenangan dan menghindari skenario penentuan.

"Kami memberi diri kami kesempatan di akhir pertandingan. Dan kami tidak menyerah begitu saja," kata Banchero.

Baca Juga: Ujian Tuan Rumah! Tim Uber Indonesia Waspadai Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026

"Saya rasa Anda tidak boleh berkecil hati dengan penampilan tim ini. Anda hanya perlu menyadari di mana Anda membiarkan permainan lepas kendali dan menjadi lebih baik."

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: nba.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X