SportlinkNews - Duel panas tersaji saat Detroit Pistons menundukkan Orlando Magic dengan skor 116-109 pada Gim 5 playoff NBA, Rabu, 29 April waktu setempat.
Kemenangan ini menjaga asa Pistons sekaligus menunda langkah Magic yang sebelumnya unggul dalam seri.
Sorotan utama jatuh pada pertarungan dua bintang muda, Cade Cunningham dan Paolo Banchero, yang sama-sama tampil luar biasa dengan mencetak 45 poin.
Baca Juga: Prediksi Semifinal Liga Europa: Nottingham Forest vs Aston Villa
Duel keduanya menghadirkan nuansa klasik, mengingatkan pada pertarungan legendaris di sejarah playoff NBA.
Detroit tampil dengan mentalitas tanpa kompromi sejak awal. Mereka langsung menekan dan unggul cepat dua digit dalam beberapa menit pertama.
Meski sempat didekati hingga selisih tipis di paruh kedua, Pistons mampu menjaga keunggulan berkat konsistensi permainan hingga akhir laga.
Baca Juga: Seharusnya Penalti – Diego Simeone Bereaksi Terhadap Kontroversi VAR Pertandingan Atletico Madrid vs Arsenal
Cunningham menjadi motor utama permainan dengan kombinasi agresivitas dan kontrol yang matang. Ia tampil nyaris tanpa cela di momen krusial, sekaligus memastikan timnya tidak kehilangan momentum saat Magic mencoba bangkit.
"Hanya mentalitas yang tak pernah ragu. Tetap agresif sepanjang pertandingan," ujar Cunningham.
Selain Cunningham, kontribusi penting datang dari Tobias Harris yang mencetak 23 poin, serta Jalen Duren yang tampil solid di paint area. Ausar Thompson juga berperan besar lewat kerja defensif dengan 15 rebound, lima steal, dan dua blok.
Baca Juga: Aturan Baru dan Tidak Biasa untuk Piala Dunia 2026: Pemain yang Menutupi Mulutnya Akan Diberi Kartu Merah
Di kubu Magic, masalah mendasar justru muncul dari detail kecil yang berdampak besar.
Tim asuhan Jamahl Mosley kalah jauh dalam rebound dan gagal memaksimalkan peluang dari garis lemparan bebas, dua faktor yang akhirnya menjadi pembeda.
Banchero sendiri tampil impresif, terutama di kuarter keempat dengan tambahan 18 poin. Namun minimnya dukungan, termasuk absennya Franz Wagner akibat cedera, membuat Magic kesulitan membendung laju Pistons.
Baca Juga: Hasil Super League: Persita Bungkam PSIM Yogya, Cahya Supriadi Lakukan Penyelamatan Penalti
Kemenangan ini memaksa seri berlanjut ke Gim 6 yang akan digelar di kandang Magic.
Pistons kini membawa momentum sekaligus kepercayaan diri untuk memperpanjang seri, sementara Orlando berada di bawah tekanan untuk segera mengunci kemenangan dan menghindari skenario penentuan.
"Kami memberi diri kami kesempatan di akhir pertandingan. Dan kami tidak menyerah begitu saja," kata Banchero.
Baca Juga: Ujian Tuan Rumah! Tim Uber Indonesia Waspadai Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026
"Saya rasa Anda tidak boleh berkecil hati dengan penampilan tim ini. Anda hanya perlu menyadari di mana Anda membiarkan permainan lepas kendali dan menjadi lebih baik."
Artikel Terkait
Playoff NBA 2026 Dimulai, Cavaliers hingga Lakers Rebutan Gim 1
Playoff NBA 2026: Pistons di Ujung Tanduk! Magic Rebut Gim 4 dan Kuasai Seri
Magic di Atas Angin, Pistons Berjuang Hidup di Gim 5 Playoff NBA 2026
Playoff NBA 2026: Rockets Jaga Asa Comeback, Lakers Dipaksa Mainkan Gim 6
Playoff NBA 2026: Raptors Terancam Tersingkir, Cedera Barnes-Ingram Jadi Pukulan Berat