Setelah menjuarai Emirates NBA Cup 2025 dengan mengalahkan Spurs pada Desember lalu, mereka kembali menundukkan lawan yang sama untuk merebut trofi Larry O'Brien.
Baca Juga: Gara-gara FIFA, Mesir Kehilangan Lambang Tujuh Bintang di Jersey Timnasnya di Piala Dunia 2026
Dengan capaian tersebut, Knicks menjadi tim pertama dalam sejarah yang mampu memenangkan NBA Cup dan gelar juara NBA. Sebuah "double" bersejarah yang menegaskan dominasi mereka sepanjang musim.
Perjalanan playoff Knicks juga terbilang luar biasa. Mereka menutup postseason dengan rekor 16 kemenangan dan hanya tiga kekalahan, termasuk sembilan kemenangan tandang beruntun.
Ketangguhan yang berkali-kali ditunjukkan sepanjang musim akhirnya berbuah manis.
Baca Juga: Newcastle United dan Adidas Meluncurkan Jersey Kandang 2026/27
"Kami akan selalu menemukan cara. Kami akan terus berjuang dan tidak akan menyerah," ucap Brunson, sebuah pernyataan yang kini menjadi cerminan sempurna perjalanan Knicks menuju gelar juara.
Bagi para pendukung di Madison Square Garden dan seluruh Kota New York, malam itu bukan sekadar kemenangan.
Itu adalah akhir dari penantian selama 53 tahun, sekaligus awal dari era baru yang dipimpin oleh Jalen Brunson dan generasi Knicks yang akhirnya berhasil mengembalikan kejayaan franchise legendaris tersebut.
Artikel Terkait
Turnover dan Tembakan Meleset Wembanyama Bawa Knicks Unggul 2-0 di Final NBA
Wembanyama Menggila, Spurs Pangkas Ketertinggalan dari Knicks di Final NBA
Comeback Terbesar Final NBA! Knicks Tekuk Spurs 107-106 dan Dekati Gelar Juara.
Aksi Heroik di Gim 4 Bawa Anunoby ke Puncak Perburuan MVP Final NBA.
Tiga Faktor Penentu Gim 5 Final NBA 2026: Wembanyama, Harper, dan Start Lambat Knicks