SportlinkNews - Harapan San Antonio Spurs untuk menjaga asa di Final NBA 2026 tetap hidup.
Dipimpin penampilan gemilang Victor Wembanyama, Spurs berhasil menundukkan New York Knicks 115-111 pada Gim 3 yang berlangsung di Madison Square Garden, Senin malam, 8 Juni waktu setempat.
Kemenangan tersebut membuat Spurs memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 dalam format best-of-seven dan sekaligus menggagalkan peluang Knicks untuk semakin dekat dengan gelar juara NBA pertama mereka sejak 1973.
Baca Juga: WorldSBK Kembali ke Sirkuit Misano, Brembo Paparkan Data Pengereman yang Fantastis
Wembanyama tampil sebagai motor kemenangan tim tamu. Bintang muda asal Prancis itu membukukan 32 poin, delapan rebound, dan enam assist untuk membawa Spurs meraih kemenangan perdana mereka di panggung Final NBA.
Penampilan dominan pemain berpostur 224 sentimeter itu mendapat pujian dari pelatih Spurs, Mitch Johnson. Menurutnya, performa luar biasa Wembanyama bukanlah sesuatu yang mengejutkan.
"Saya yakin Victor memiliki banyak motivasi. Kami tidak terkejut melihat dia tampil sekuat itu," tutur Johnson.
Baca Juga: Sapu Bersih FIFA Matchday, Herdman Puji Mentalitas Baja Timnas Indonesia
Kemenangan ini terasa semakin spesial karena Spurs berhasil menghentikan laju impresif Knicks yang sebelumnya tidak terkalahkan dalam 46 hari terakhir.
Sebelum tumbang di Game 3, New York mencatatkan 13 kemenangan playoff beruntun, rekor kemenangan terpanjang kedua dalam sejarah postseason NBA.
Atmosfer Madison Square Garden yang bergemuruh ternyata tidak cukup untuk mengangkat performa Knicks.
Baca Juga: Marc Marquez Kasih Peringatan Keras Lewat Kemenangan Mutlak di GP Hungaria
Bahkan, kehadiran sejumlah figur ternama, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump, tidak mampu membantu tuan rumah mengamankan kemenangan.
Spurs justru tampil agresif sejak awal pertandingan. Wembanyama langsung membuka laga dengan dua dunk beruntun yang memicu kepercayaan diri tim tamu. San Antonio melesat dan menutup kuarter pertama dengan keunggulan 33-22.
Meski demikian, Knicks tidak menyerah begitu saja. Dukungan puluhan ribu pendukung di The Garden membakar semangat tim asuhan Mike Brown untuk bangkit.
Baca Juga: Debut SWRT Tampilkan Spirit Kompetitif di Kejurnas Sprint Rally 2026 Putaran 2
Melalui tembakan-tembakan akurat OG Anunoby dan Jalen Brunson, New York berbalik memimpin 64-57 saat turun minum.
Namun momentum itu tidak bertahan lama. Spurs kembali mengambil alih kendali permainan pada paruh kedua.
Wembanyama tampil dominan, sementara Stephon Castle dan De'Aaron Fox memberikan kontribusi penting pada momen-momen krusial.
Baca Juga: Pakar Peringatkan Risiko Dehidrasi Akut Akibat Panas Ekstrem di Piala Dunia 2026
Castle menjadi pendamping ideal bagi Wembanyama dengan torehan 23 poin. Salah satu tembakan tiga angkanya pada dua menit terakhir membawa Spurs unggul tujuh angka dan membuat Knicks berada dalam tekanan besar.
Di kubu tuan rumah, Brunson berusaha menjaga asa dengan mencetak 32 poin. Anunoby juga tampil produktif lewat sumbangan 28 poin.
Namun minimnya kontribusi Karl-Anthony Towns yang hanya menghasilkan 11 poin membuat Knicks kesulitan menjaga konsistensi permainan.
Baca Juga: Jelang Bursa Transfer Pemain, CEO Manchester United Kasih Kode Keras Pemain yang akan Direkrut
Wembanyama kemudian memastikan kemenangan Spurs lewat performa solid di kuarter keempat.
Ia menyumbang 10 poin pada periode terakhir dan tampil jauh lebih tenang dibanding Game 2, ketika kesalahan yang dibuatnya berujung kekalahan bagi San Antonio.
"Kami tahu bermain di sini sangat sulit. Rasanya seperti lima lawan enam karena dukungan penonton untuk Knicks begitu luar biasa. Karena itu kemenangan ini menunjukkan kualitas tim kami," kata Wembanyama.
Baca Juga: Picu Kecelakaan Massal di MotoGP Hungaria, Jorge Martin Sampaikan Permintaan Maaf
Hasil ini membuat persaingan Final NBA kembali terbuka. Spurs kini hanya terpaut satu kemenangan dari Knicks dan berpeluang menyamakan kedudukan saat Gim 4 digelar di Madison Square Garden, 11 Juni mendatang.
Sementara bagi Knicks, kekalahan ini menjadi peringatan bahwa perjalanan menuju gelar juara ketiga dalam sejarah franchise mereka masih jauh dari kata selesai.
Artikel Terkait
Wembanyama Bersinar, Spurs Kembali ke Final NBA Setelah 12 Tahun
Spurs ke Final NBA, Wembanyama Kenang Peran Besar Gregg Popovich
Final NBA 2026: Akhir Penantian 53 Tahun Knicks atau Awal Dinasti Baru Spurs?
Final NBA 2026: Knicks Bangkit dari Defisit 14 Poin, Unggul 1-0 atas Spurs
Turnover dan Tembakan Meleset Wembanyama Bawa Knicks Unggul 2-0 di Final NBA