SportlinkNews - Jalen Brunson melengkapi musim terbaik dalam kariernya dengan meraih Trofi Bill Russell sebagai MVP Final NBA 2026.
Penghargaan itu menjadi penegas peran sentral sang point guard dalam mengakhiri puasa gelar New York Knicks yang telah berlangsung selama 53 tahun.
Brunson menutup Final NBA dengan cara yang spektakuler. Dalam Gim 5 melawan San Antonio Spurs, ia mencetak 45 poin untuk membawa Knicks menang 94-90 sekaligus memastikan kemenangan seri 4-1.
Baca Juga: Toyota Taklukkan BMW dan Cadillac di Le Mans 24H, Unggul dengan Gap 11 Detik
Torehan tersebut bukan hanya menjadi performa terbaiknya di Final, tetapi juga memecahkan rekor poin terbanyak pemain Knicks dalam satu pertandingan Final NBA.
Ketika sirene akhir berbunyi dan gelar juara resmi menjadi milik New York, momen emosional langsung terjadi di lapangan.
Brunson menghampiri ayahnya, Rick Brunson, yang juga merupakan asisten pelatih Knicks, sebelum keduanya berpelukan di tengah perayaan juara.
Baca Juga: AC Milan Luncurkan Jersey Kandang Terbarunya dengan Sentuhan Teknologi Terbaru Puma
Bagi Rick Brunson, momen itu terasa seperti mimpi yang akhirnya menjadi kenyataan.
"Kami selalu bermimpi tentang ini. Kami membicarakannya bahkan pagi tadi. Dia bilang ingin menjadi juara. Sampai sekarang saya masih sulit mempercayainya," ungkap Rick.
Jika perjalanan Knicks menuju gelar dipenuhi comeback dan ketangguhan mental, maka Brunson adalah sosok yang berada di pusat semuanya.
Baca Juga: Suporter Edan! Gowes Sepeda 25.000 Km Demi Mendukung Jerman di Piala Dunia 2026
Saat Knicks tertinggal 16 poin pada Gim 5, pemain berusia 29 tahun itu kembali mengambil alih pertandingan.
Sebanyak 15 dari 45 poinnya lahir pada kuarter keempat, termasuk rentetan poin yang mengubah arah pertandingan dan menghancurkan momentum Spurs.
Sepanjang seri final, Brunson mencatat rata-rata 32,6 poin per pertandingan. Ia mungkin tidak selalu tampil dengan persentase tembakan terbaik, tetapi hampir selalu muncul pada momen yang paling menentukan.
Baca Juga: Newcastle United dan Adidas Meluncurkan Jersey Kandang 2026/27
Ketika Knicks membutuhkan poin, perubahan momentum, atau secercah harapan, Brunson selalu menjadi jawabannya.
"Aku hanya berusaha menjadi pemain terbaik yang bisa membantu tim menang. Ini berarti segalanya bagiku," tukas Brunson.
Performa luar biasanya bahkan mendapat pengakuan dari legenda Knicks, Walt Frazier. Mantan point guard yang memimpin New York meraih gelar pada 1970 dan 1973 itu menempatkan Brunson dalam jajaran pemain terbesar sepanjang sejarah klub.
Baca Juga: Liga Primer Inggris Siap Digelar, Jadwal Pertandingan akan Segera Dirilis
"Dia adalah salah satu pemain Knicks terbaik sepanjang masa. Dia, saya, Patrick Ewing, dan Willis Reed," ujar Frazier.
Pujian tersebut terasa pantas melihat transformasi yang dibawa Brunson sejak bergabung dari Dallas Mavericks pada 2022. Dalam empat musim, ia berhasil mengubah Knicks dari tim pesaing playoff menjadi juara NBA.
Keberhasilan itu terasa semakin istimewa karena selama bertahun-tahun Brunson kerap diragukan akibat posturnya yang relatif kecil untuk ukuran NBA.
Baca Juga: Tommy Fury Tekuk Manusia Terkuat Dunia Meski Bobot 45,3 Kg Lebih Ringan
Dengan tinggi sekitar 185 sentimeter, ia harus bersaing melawan pemain-pemain yang lebih besar, lebih kuat, dan lebih atletis.
Namun keraguan itu kini seolah tak lagi relevan. Menurut Frazier, keunggulan terbesar Brunson bukan terletak pada fisiknya, melainkan kecerdasannya membaca permainan.
"Mereka selalu membicarakan tinggi badannya dan kurangnya kecepatan. Tapi dia selalu menemukan cara. Permainannya ada di kepalanya," tuturnya menambahkan.
Baca Juga: Mantan WAG Jerman yang Gila Seks Beralih Kesetiaan ke Brasil
Rekan setimnya, Karl-Anthony Towns, juga melihat kualitas yang sama. Ia menilai Brunson telah menerima tekanan besar sebagai wajah franchise di pasar basket terbesar dunia dan menjawabnya dengan cara yang sempurna.
"Saya melihat seseorang yang menerima tantangan memimpin tim yang sudah 53 tahun tidak juara, lalu membuktikan bahwa dia mampu melakukannya," ujar Towns.
Pada akhirnya, gelar juara dan penghargaan MVP Final menjadi jawaban atas semua keraguan yang pernah mengiringi perjalanan karier Brunson.
Artikel Terkait
Comeback Terbesar Final NBA! Knicks Tekuk Spurs 107-106 dan Dekati Gelar Juara.
Aksi Heroik di Gim 4 Bawa Anunoby ke Puncak Perburuan MVP Final NBA.
Tiga Faktor Penentu Gim 5 Final NBA 2026: Wembanyama, Harper, dan Start Lambat Knicks
Brunson Antar Knicks Akhiri Puasa Gelar 53 Tahun, Juara NBA 2026.
Brunson Lengkapi Hat-trick Gelar di Texas dengan Mahkota NBA