Jika dilihat dari perjalanan Satria Muda musim ini, mungkin jadi yang terburuk dalam sejarah tim.
Mereka menelan kekalahan dari tim-tim papan bawah seperti Satya Wacana Salatiga, Rajawali Medan, dan bahkan tim debutan baru di IBL, Kesatria Bengawan Solo.
Enam kekalahan dalam 15 pertandingan juga bukan hasil yang bagus untuk tim langganan juara liga seperti Satria Muda.
Baca Juga: Jumlah Penonton Persebaya vs PSS Sleman Kalahkan Penonton Kick Off Liga 1 Persib vs PSBS Biak
Di luar tiga nama di atas, ada beberapa pelatih yang memang diganti posisinya. Namun tidak keluar dari tim.
Sehingga hanya tiga nama tersebut yang statusnya diganti dan tidak kembali lagi ke kompetisi musim ini.
Artikel Terkait
Peraih 2 Medali Emas Indonesia Ikut Defile Closing Ceremony Olimpiade Paris 2024
Bernard van Aert Bangga Bisa Berjuang Membela Indonesia di Olimpiade Paris 2024
Diguyur Bonus Rp6 Miliar, Ini yang Dilakukan Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah
Seri 3 Kejurnas Slalom Yogyakarta Toyota Gazoo Racing Indonesia Jaga Tren Positif