SportlinkNews - Setelah gagal mengulangi aksi heroiknya di Gim 2 Final NBA, Tyrese Haliburton menegaskan tekadnya untuk tampil lebih baik saat Indiana Pacers kembali ke kandang untuk menghadapi Oklahoma City Thunder di Gim 3, Rabu, 11 Juni mendatang.
Point guard andalan Pacers itu mengakui bahwa laga final seri kedua ini bukan performa terbaiknya, terutama di paruh pertama.
"Saya pikir saya menjalani dua babak pertama yang sangat buruk," kata Haliburton usai kekalahan 123-107 dari Thunder di Oklahoma City.
Baca Juga: Haruskah Peregangan Sebelum Berolahraga? Setelahnya? Tidak Boleh? Berikut Ini yang Perlu Anda Ketahui
"Saya hanya perlu mencari cara untuk menjadi lebih baik di awal pertandingan untuk laga selanjutnya," tambahnya.
Dengan Gim 3 digelar di kandang, Haliburton pun berjanji akan mengembalikan dominasi permainan mereka. Bangkit dan memimpin Pacers menuju kemenangan.
"Kami akan kembali ke kandang dengan kedudukan 1-1, kami senang karena ini jadi motivasi tambahan. Ini masih perlombaan, yang pertama sampai menang empat kali," tegasnya.
"Saya akan menonton film pertandingan dan mencari tahu di mana saya bisa lebih baik. Kami akan jalani satu hari demi satu hari," ucap Haliburton kemudian.
Baca Juga: Tijjani Reijnders Patahkan Tradisi Demi Kesenangan, Ia Bisa Cocok di Man City
Ya, Haliburton yang menjadi pahlawan Pacers di Gim 1 lewat tembakan kemenangan di detik terakhir, di gim kedua ini justru tidak mampu menembus pertahanan rapat Thunder.
Ia hanya mencetak tiga poin di paruh pertama, kemudian menambah dua poin saja di kuarter ketiga, sebelum akhirnya mengakhiri laga dengan 17 poin, enam assist, dan lima turnover.
"Rasanya seperti ada lima orang di sekitar saya setiap kali masuk ke area cat," ucap Haliburton, menyoroti pertahanan fisik Thunder yang dikoordinasikan oleh Lu Dort, Jalen Williams, dan Alex Caruso.
Pelatih Pacers, Rick Carlisle tidak mau menyalahkan Haliburton secara individu atas kekalahan timnya. Ia menilai bahwa tanggung jawab harus diemban secara kolektif.
Baca Juga: Bastian Schweinsteiger Kepergok Mencium Wanita Pirang Bersuami
"Kami adalah sebuah ekosistem yang harus berfungsi bersama," ujar Carlisle.
"Jadi, orang tidak boleh hanya menilai dari poin dan assist Tyrese. Ini tentang bagaimana seluruh tim bermain," tegasnya.
Meskipun permainan Haliburton dinilai kurang tajam, ia tetap menjadi pusat perhatian lawan di sisi pertahanan.
Thunder menyusun skema khusus untuk mengurung pergerakan Haliburton, memaksanya melepaskan bola lebih awal atau mengambil keputusan terburu-buru. Hasilnya, Indiana tidak mampu menemukan ritme permainan yang stabil.
Baca Juga: Haruskah Peregangan Sebelum Berolahraga? Setelahnya? Tidak Boleh? Berikut Ini yang Perlu Anda Ketahui
Pacers sendiri mengalami penurunan produktivitas. Ini bisa dilihat bagaimana minimnya kontribusi dua andalan Pacers, Pascal Siakam dan Myles Turner dalam menambah pundi-pundi poin mereka.
Dengan akurasi tembakan yang rendah, inkonsistensi dari trio andalan tersebut membuat Pacers tak mampu mengejar ketertinggalan meski sempat memangkas defisit menjadi 13 poin di paruh kedua.