SportlinkNews - Kekalahan Oklahoma City Thunder di Gim 6 Final NBA dari Indiana Pacer menjadi alarm keras untuk pertandingan penentuan di kandang sendiri, Paycom Center, Minggu Malam, 23 Juni 2025, waktu setempat.
Kemarin Thunder berada di ambang sejarah, satu kemenangan lagi untuk meraih gelar pertama NBA sejak relokasi dari Seattle.
Namun penampilan buruk di Gim 6 membuat mereka harus menunda mimpi tersebut, dan terpaksa menghadapi Gim 7 yang pasti akan penuh tekanan.
Pada Gim 6, Thunder tampil bak tanpa nyawa, tanpa energi, dan tanpa solusi, khususnya dari para pemain inti mereka.
Baca Juga: 6 Pemain Keturunan Timnas Indonesia Tanpa Klub, Ikut Jadi Sorotan Media Vietnam
Segala sesuatunya salah. Mulai dari delapan turnover Shai Gilgeous-Alexander, raihan terbanyak dalam sejarah Final NBA dalam 40 tahun terakhir, hingga serangan yang mandek dan pertahanan yang mudah ditembus.
OKC hanya mencetak tiga dari 20 percobaan tripoin, dan gagal memanfaatkan keuntungan bermain sebagai unggulan.
"Kami tampil sangat buruk malam ini. Beberapa turnover itu karena saya ceroboh, tidak fokus, tidak terlibat. Mereka bermain lebih keras dari kami, dan itu yang membalikkan segalanya," kata Gilgeous-Alexander mengaku.
Baca Juga: Indiana Belum Habis, Thunder Dipaksa Memainkan Gim 7 Final NBA 2025
Thunder bahkan sudah menyerah di awal kuarter keempat, dengan menarik semua starter termasuk sang MVP ketika tertinggal 30 poin. Itu mencerminkan hilangnya rasa percaya diri dan ritme tim secara kolektif.
Gim 7 nanti bukan hanya tentang kemampuan teknis. Ini tentang kesiapan mental dan eksekusi sempurna.
Bila Thunder mau kembali mencatatkan sejarah di final, Gilgeous-Alexander harus kembali bermain di form nya. SGA perlu bangkit dan membuktikan statusnya sebagai MVP, motor serangan.
Turnover tinggi tidak boleh terjadi lagi. Kesalahan 21 turnover di Gim 6 menjadi yang buruk untuk pertandingan sekelas Final.
Baca Juga: Serena Williams Menampilkan Foto Tubuh yang Luar Biasa di Cryotherapy
Tim harus kembali disiplin dalam menyerang, tidak terburu-buru, dan memaksimalkan setiap possession. Passing harus lebih bersih dan pergerakan tanpa bola lebih tajam.
Jalen Williams menyebut serangan Thunder jadi "lengket", berbeda dari biasanya yang mengalir.
Bola harus kembali bergerak untuk memaksakan pertahanan Pacers kerja keras seperti di Gim 4 dan Gim 5.
Bukan hanya aliran bola yang harus kembali mengalir, kunci kemenangan Pacer di Gim, seperti rebound dan bola mati pun harus bisa distop. Di gim penentu, hustle play akan sangat krusial.
Baca Juga: Dihukum karena Kemplang Pajak, Messi Menegaskan Hanya Tahu Cara Bermain Sepak Bola, Tidak Tahu Apa-apa Lagi
Chet Holmgren dan Luguentz Dort harus lebih agresif dalam mengamankan bola kedua. Terakhir, kepercayaan diri tim harus kembali.
"Sekarang kami punya satu pertandingan untuk membuktikan semua yang sudah kami bangun musim ini. Tim yang lebih baik akan menang hari Minggu dan kami harus jadi tim itu," ucap Gilgeous-Alexander.