SportlinkNews - Kejutan kembali hadir di INASPRO 3x3 Jakarta 2025, kali ini dari FIBA 3x3 Challenger Jakarta 2025, di mana secara tak terduga wakil Swiss, Lugano berhasil keluar sebagai juara.
Dalam partai final pada Minggu malam, 27 Juni 2025, di Plaza Timur GBK, Senayan, Jakarta, Lugano menundukkan tim asal China, Hangzhou skor meyakinkan 21-14.
Dengan kemenangan ini, Lugano memastikan tiket menuju FIBA 3x3 World Tour Lausanne 2025, pada 5-16 Agustus mendatang di kota Lausanne, Swiss
Lugano memulai perjalanan di Jakarta dari Pool A, bersama unggulan pertama Miami dan tuan rumah Jakarta Mandiri. Kekalahan 16-21 dari Miami di laga perdana membuat langkah mereka sempat diragukan.
Baca Juga: Satu Emas, Satu Perak, Satu Perunggu: Indonesia Masih Tertinggal di AJC 2025
Namun mereka bangkit dengan menumbangkan Jakarta Mandiri 21-7, memastikan tempat di perempat final sebagai runner-up grup.
Laga berat dilalui Lugano saat menghadapi Chongming (China) di babak delapan besar. Namun solidnya permainan dan kerjasama tim yang baik membuat mereka mampu membungkam lawan dengan kemenangan 21-17 menuju semifinal.
Di semifinal, mereka kembali menumbangkan lawannya, Utrecht dari Belanda dengan keungulan yang sama 21-17.
Baca Juga: Nike Rilis Ulang Jersey Total 90 USA 2004, Landon Donovan Jadi Ikon
Di laga puncak, mereka menghadapi Hangzhou yang memberikan kejutan mengalahkan unggulan pertama Miami dari Amerika Serikat di babak empat besar.
Di final, Lugano sempat tertinggal 1-4 di awal dari Hangzhou, namun bangkit lewat dua tembakan dua poin beruntun dan mengunci kemenangan hanya dalam waktu 9 menit.
Michael James Efevberha dinobatkan sebagai MVP turnamen, melengkapi dominasi Lugano di Jakarta.
Penyerahan trofi juara dilakukan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, didampingi Menpora Dito Ariotedjo dan Direktur Inaspro Ferry Kono, sementara penghargaan MVP diserahkan oleh Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi.
Baca Juga: Islam Makhachev Beri Kode Duel Terbaru, Siap Naik Kelas Tantang Raja Baru Welter UFC
Bagi Lugano kemenangan ini menjadi kejutan. Mengingat tim ini baru dibentuk dua bulan lalu.
"Kami baru terbentuk dua bulan lalu, tapi kekompakan dan saling percaya jadi kunci keberhasilan kami," ujar Malik Hluchoweckyj, salah satu pilar Lugano.
FIBA menurut Direktur Inaspro Ferry Kono mengatakan sangat puas terhadap penyelenggaraan tahun ini, bahkan menyebut standarnya melebihi ekspektasi.
Dengan kontrak kerjasama empat tahun bersama FIBA, Inaspro 3x3 akan berlanjut ke Borobudur pada 2026, Bali (2027), dan kembali ke Jakarta di 2028.