SportlinkNews - Menjelang SEA Games 2025 Thailand yang akan berlangsung pada 9-20 Desember 2025 di Bangkok, Perbasi masih menunggu kepastian regulasi cabang olahraga basket yang ditetapkan tuan rumah terkait pemain naturalisasi.
Aturan yang beredar menyebutkan hanya pemain berpaspor negara peserta sebelum usia 16 tahun yang boleh tampil. Jika itu diberlakukan, maka hanya Dame Diagne yang memenuhi syarat membela Indonesia.
Ketentuan ini membuat nama-nama seperti Lester Prosper, Marques Bolden, dan Anthony Beane Jr. tidak bisa dipanggil ke pelatnas.
Baca Juga: Persik Kediri Gulung Malut United di Pekan Kelima Super League 2025/26
Namun, sumber dari Badan Tim Nasional (BTN) memastikan nama-nama tersebut tetap masuk dalam longlist untuk mengantisipasi jika aturan kembali berubah.
Tim Nasional Basket Indonesia pun menatap Desember dengan penuh optimisme.
Meskipun mereka menyadari kini persaingan untuk kembali merebut medali emas akan lebih berat, tetapi Andakara Prastawa dan kawan-kawan menegaskn akan kerja keras untuk menutup kesenjangan.
Baca Juga: Liga 2 Resmi Rebranding Jadi Pegadaian Championship, VAR Mulai Diterapkan Penuh
"Semua orang menginginkan medali emas, begitu juga kami. Tapi kami harus melaluinya tahap demi tahap dengan kerja keras," kata Pelatih Timnas Basket Indonesia, David Singleton usai latihan Timnas di GOR Soemantri Brojonegoro, Kamis, 11 September 2025.
"Saat ini September, banyak perkembangan yang bisa terjadi hingga Desember. Pada waktunya, kami akan siap melangkah," tambahnya menegaskan.
Dengan kondisi timnas yang kekurangan pemain yang memiliki tinggi badan (bigman), Singleton menegaskan bahwa timnya akan membangun identitas permainannya sendiri agar mampu bersaing di level internasional.
Baca Juga: Retak Pangkal Tulang Kering, Ester Nurumi Harus Menepi 3–6 Bulan
"Di masa lalu, ketika kami kalah, alasannya selalu karena kami tidak cukup besar. Tapi yang saya inginkan dari tim ini adalah ketangguhan, sikap, kegigihan, dan kehadiran," ujarnya.
"Kami ingin dikenal sebagai tim yang keras dan sulit ditaklukkan," tukasnya kemudian.
Selain mengandalkan kecepatan serangan dan tembakan, Singleton menekankan pertahanan dan rebound sebagai kunci penting.
Baca Juga: Hasil Persib vs Persebaya: Gol Uilliam Barros Bawa Kemenangan Bagi Maung Bandung
"Kadang tim menang karena punya lebih banyak talenta, tapi di lain waktu, kita bisa menang hanya dengan bermain lebih keras, merebut rebound, dan tampil tangguh. Jika kami bisa menciptakan grup yang keras dan kompetitif, saya yakin kami punya peluang melawan siapa pun," imbuhnya.
Seperti diketahui bila Indonesia bertekad untuk bisa membawa pulang medali emas yang pernah di raih pada SEA Games 2021 Vietnam.
Namun, tidak mau jumawa, target pertama Indonesia yang dipatok saat ini adalah minimal membawa pulang medali (apapun) terlebih dahulu.
Baca Juga: Gagal Jaga Momentum, Sabar/Reza Tersingkir dari Hong Kong Open 2025
SEA Games 2025 Thailand sendiri akan diramaikan oleh 11 negara. Selain Indonesia juga ada Brunei Darussalam, Filipina, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Timor Leste, Vietnam, dan tuan rumah Thailand.